Plt Bupati Kuansing Tolak APBD, Zulkifli: Seumur Hidup Orang Tidak Percaya

photo author
Mauladi Fachrian, Fajar Nusa
- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 22:42 WIB
Tokoh pendiri Kuansing Zulkifli (tengah). (Fajarnusa/Noperman)
Tokoh pendiri Kuansing Zulkifli (tengah). (Fajarnusa/Noperman)

FAJARNUSA - Tokoh Pendiri Kuansing Drs H Zulkifli MSi menyoroti kepemimpinan Suhardiman Amby selaku Plt Bupati yang menolak APBD hingga dianggap tidak konsisten dan tidak ikhlas dalam menjalankan roda pemerintahan.

Menurut Zulkifli, Suhardiman Amby sendiri pernah menjegal pelaksanaan Perda APBD Murni tahun 2022 dengan memberhentikan semua pemangku kepentingan pengelolah dana alokasi khusus (DAK) yang mengakibatkan daerah rugi lebih kurang Rp40 miliar.

"Jadi pemimpin itu harus konsisten dan ikhlas. Mengapa sudut pandangnya terfokus ke APBD, padahal Suhardiman Amby sendiri pernah menjegal pelaksanaan Perda APBD murni, seperti pemberhentian semua pemangku kepentingan pengelola alokasi DAK yang mengakibatkan Daerah rugi lebih kurang Rp40 miliar," jelas Zulkifli.

Baca Juga: Kuansing Memanas, HMI Serang Balik Suhardiman Amby

Ia menilai dalam kondisi seperti ini sangat mempengaruhi integritas kepemimpinan. Kata Zulkifli, apapun tindak tanduk Suhardiman Amby itu tidak bisa dilihat berdiri sendiri. Ada huhungan sebab dan akibatnya.

"Lihat hubungan kausallitasnya. Jika Suhardiman Amby perilaku dan kebijakannya baik, dari awal baik. Tentu para pemangku kepentingan yang lain akan menghormatinya, termasuk juga rakyat," ujar Zulkifli.

Menurut mantan Wakil Bupati Kuansing ini, masalah yang terjadi pada Suhardiman Amby itu tidak berdiri sendiri, bahkan Plt Bupati tersebut juga telah memainkan itu berulangkali, seperti permainan sinetron.

"Sudah beberapa episode sinetron yang Suhardiman Amby mainkan, termasuk juga dengan rakyatnya dan berbagai ormas sendiri, hal-hal yang terkait dengan pengambilan kebijakan itu tentu mempunyai hubungan dengan berbagai aspek lain," tutur Zulkifli.

Apalagi, tambah Zulkifli, terkait dengan kepentingan politik yang begitu dinamis, tentunya hal ini dapat menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap Suhardiman Amby sendiri.

"Ibarat pepatah mengatakan sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tidak percaya," ucap Zulkifli. [] (Noperman)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mauladi Fachrian

Sumber: Wawancara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X