Bikin Malu, Data Bocor Sana - Sini, KEMENKOMINFO Malah Usul Kenaikan Anggaran TA 2023 Sebesar 12,612 Triliun

photo author
Hanung, Fajar Nusa
- Selasa, 13 September 2022 | 17:29 WIB
Nurul Arifin
Nurul Arifin

FAJARNUSA - Kementrian Komunikasi dan Informasi atau KEMENKOMINFI diketahui mengusulkan tambahan anggaran sebesar 12, 612 Triliun untuk tahun anggaran 2023.

Hal ini diketahui saat rapat dengar pendapat MENKOMINFO dengan Komisi I DPR RI pada 12 September 2022 soal usulan kenaikan atau tambahan anggaran KOMINFO.

Atas hal ini Nurul Arifin Anggota komisi I dari partai Golkar menanyakan urgensi kenaikan anggaran jumbo KOMINFO untuk tahun anggran 2023 yang menyentuh angka 12,612 triliun rupiah.

Baca Juga: Revolusi Bjorka” Goyang Istana, Jokowi Bentuk Tim Khusus Tangani Ancaman Hacktivism

"Usulan kebutuhan anggaran KEMENKOMINFO untuk TA 2023, program lainnya sebesar 12,612 triliun, ini kebutuhannya untuk apa saja pak?" tanya Nurul Arifin pada menteri Kominfo Johnny G Plate.

Nurul Arifin juga lebih jauh menyoroti kebocoran data publik yang di bocorkan oleh hacker Bjorka di platform jual beli online.

"Jadi ada tiga kasus, ini menurut saya mega kasus ini pak sampai kita kebobolan, bocor sampai 1,3 miliar data kartu sim bocor forum online dari akun bernama Bjorka". Ucap Nurul Arifin.

Baca Juga: Mengerikan, Festival Keagamaan Hindu di India Picu Gelombang Serangan Terhadap Muslim India

Masih menyoroti Bjorka, Nurul Arufin kemudian mengungkap puluhan juta data pelanggan Indiehome yang juga dibocorkan oleh pelaku yang sama.

"Pelaku yang sama juga dengan dugaan kebocoran data 26 juta data pelanggan Indiehome pada 21 agustus 2022" tambah Nurul.

Tak berhenti samapai disitu Nurul Arifin juga menanyakan belasan juta kebocoran data pelanggan PLN kepada Johnny G Plate.

Baca Juga: Senang Dengan Data Rahasia yang Disebar Bjorka, Hati - Hati Doxing, Kamu Bisa Kena Pidana, ini Peraturannya

"yang terakhir sebanyak 17 juta data pelanggan PLN diperjualbelikan disitus online, ini pertanyaannya ko bisa Kebobolan terus" geram Nurul Arifin pada Johnny G Plate.

Nurul Arifin menduga bahwa kebocoran data yang terjadi berulang kali bisa terjadi karena ada faktor orang dalam yang turut terlibat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanung

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X