FAJARNSUA — Seminar Nasional bertemakan "Generasi Muda dan Peranannya Dalam Perubahan Iklim (Climate Change) dilaksanakan di Auditorium Lantai 6 Gedung Muh Asytari Unis Tangerang pada Rabu (09/11/2022).
Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan dihadiri mahasiswa semester 7 dari berbagai fakultas dan program studi yang terdapat di Unis Tangerang. Diawali dengan prakata oleh MC, rangkaian acara seminar nasional dimulai.
Acara pertama adalah pembacaan doa yang kemudian dilanjutkan dengan perkenalaan PIMTI oleh ibu Sri Puguh Budi Utami.
Baca Juga: Jadi Penyebab Kecelakaan, ini Potret Bahaya Odong-Odong Motor Di Jalan Raya
PIMTI sendiri adalah komunitas Pimpinan Tinggi Madya Perempuan Indonesia yang berkegiatan di Penguatan dan Mensupport Perempuan di tengah-tengah masyarakat Indonesia.
Menurut ibu Sri, ini adalah pertama kalinya kampus yang di kunjungi selama menjalankan salah satu Program PIMTI tersebut. "Ini adalah kampus pertama yang kami kunjungi prof," ujarnya.
Harapan diadakan seminar pada pagi hari ini adalah untuk mengajak dan menekankan kepada Generasi muda terhadap peran mereka dalam Perubahan iklim dan sosial.
Baca Juga: Ulasan Berbagai Fakta Penuh Emosional Film Black Panther: Wakanda Forever
"Para mahasiswa Indonesia yang berdampak kepada Perubahan Iklim akan menjadi agent of Change, yang akan menyelamatkan Perubahan Iklim yang akan melanda," imbuhnya.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan buku referensi oleh ibu Yuni Purwanti kepada Prof. Mustofa Kamil, yang disambung dengan penyerahan sertifikat penghargaan untuk Universitas Islam Syekh Yusuf oleh Pimpinan Tinggi Madya Perempuan Indonesia.
Sebagai Keynote Speaker, Prof. Mustofa kamil memberikan sambutan serta meresmikan pembukaan seminar nasional. "8 standar yang paling penting dalam perguruan tinggi, pada pagi hari ini kita mendapatkan 4 standar sekaligus.
Termasuk adalah pelaksanaan seminar pada pagi hari ini dan memperoleh Mou dengan DIKTI yang sebenernya kalau kita ajukan, belum tentu diterima," ujar Prof Mustofa kamil.
Lalu, acara dilanjutkan dengan diskusi pertama yang dibawakan oleh Ibu Puji Winarni mengenai Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian Mendukung Pencegahan Perubahan Iklim. "SDM kita (Indonesia) adalah SDM yang luar biasa, baru dapat dikatakan bahwa kita memperoleh bonus demografi.
Bisa saja indonesia hilang kalau kita tidak berhati-hati terhadap perubahan iklim tersebut," ujarnya. Menurutnya perubahan iklim sudah dapat terlihat dari berbagai tanda-tanda salah satunya adalah kemiskinan, digitalisasi dan ketergantungan terhadap energi.