nasional

Resmi Dipecat Budiman Sudjatmiko dari PDIP Apakah Bergabung ke Gerindra Atau Partai Lain

Sabtu, 26 Agustus 2023 | 06:45 WIB
Foto Politikus Budiman Sudjatmiko (Laman Facebook Budiman Sudjatmiko)

FAJARNUSA.COM – Budiman Sudjatmiko politisi PDI Perjuangan (PDIP) telah resmi dipecat oleh Megawati Soekarnoputri. Pemecatan itu buntut dukungan Budiman kepada Prabowo Subianto. Budiman mengatakan, ia telah menerima surat pemecatan sebagai kader PDI Perjuangan.

"Benar sudah saya terima (surat pemecatan PDIP). Tadi pukul 20.00 WIB saya menerimanya," ujar Budiman saat dikonfirmasi kantor berita Antara di Jakarta, Kamis malam.

Surat pemecatan itu telah di tanda tangani kata  Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pada hari ini, Kamis (24/8).

Baca Juga: Hore!!! Kartu Prakerja Gelombang 60 Telah di Buka, Ini Syarat dan Cara Mendaftarnya

Namun begitu, aktivis prodemokrasi 90-an ini enggan berkomentar lebih lanjut. Ia hanya mengaku berterima kasih kepada PDIP yang telah memberikan kesempatan untuk berkecimpung di dunia politik. 

"Ini adalah pengakhiran dari satu episode dalam hidup saya dan memulai episode berikutnya. Bagian dari perjalanan saya sebagai manusia politik sejak saya remaja," tegasnya.

Berpikir Jomblo

Baca Juga: Kunjungan Wakil Presiden RI KH Maruf Amin ke Cirebon Gunakan Kereta Api

Atas pemecatan ini belum tahu arah Budiman ke depan. Apakah akan bergabung ke Gerindra atau ke partai lain. Tapi sebelumnya Budiman pernah mengatakan akan mempertimbangkan untuk jomblo terlebih dahulu.

"Saya mungkin akan mempertimbangkan jomblo dulu. Ya ibaratnya orang baru kehilangan pasangan hidup, harus melewati masa berkabung yang lama, pasti kan berkabung dong," ujar Budiman seusai menghadiri Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) yang digelar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (22/8/2023) malam.

Partai PDIP, ujar Budiman, sudah menjadi bagian dari dirinya sejak kelas 6 bangku sekolah dasar (SD). Keluarganya juga merupakan bagian dari Partai Nasional Indonesia (PNI) yang menjadi cikal bakal PDIP.

Baca Juga: Biaya PTSL Hanya 150 Ribu, Segera! Manfaatkan Program Ini Secara Maksimal

"Jadi, tentu saja kalau saya tidak menjadi anggota PDI Perjuangan, tentu saja saya ya berpolitik pasti, tapi mungkin jomblo dulu gitu, tidak berumah tangga dulu secara politik," ujar Budiman.

Politikus PDIP Deddy Yevry Sitoru membenarkan surat pemecatan itu. Ia mengatakan, surat pemecatan Budiman sebagai kader PDIP telah dikirim sejak Kamis siang. “Yang saya dengar sudah, siang tadi suratnya diantar lewat kurir,” ungkap Deddy.

Dia (Budiman) bersama Prabowo mendeklarasikan Kelompok Relawan Prabowo-Budiman Bersatu (Prabu) di Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (18/8). Pada kesempatan itu, Budiman blak-blakan mendukung Prabowo sebagai calon presiden dalam kontestasi Pilpres 2024. Dia mengaku kagum dengan pemikiran Prabowo yang ditulis dalam Buku "Paradoks Indonesia".

Baca Juga: Sinar Baru Sumenep Rayakan Hari Ulang Tahun Tedjo Pranoto Admojo yang ke-55

PDIP fokus Ganjar

Said Abdullah Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengatakan fokus PDIP saat ini adalah untuk memenangkan Ganjar Pranowo sebagai presiden periode 2024-2029.

"Fokus kami ke Mas Ganjar sama penggodokan cawapres itu. Maka, di luar itu ya ga usah dipikirin lah," ujar Said di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/8/2023).

“Masa kita bisa dicapekkan, partai sebesar PDI Perjuangan satu, dua orang, atau bahkan tiga, empat orang ya kami tidak akan disibukkan oleh itu,” tambahnya.

Sekjen PDIP Hasto Kristyanto berpandangan dengan adanya kejadian Budiman justru membuat elektabilitas Ganjar Pranowo mengalami rebound. Bahkan dukungan datang dari berbagai kalangan.

"Besok dapat dukungan budayawan, jadi artinya berpolitik itu harus dilakukan dengan etika yang baik, jangan korbankan suatu integritas kita karena bagi seorang politisi itulah yang paling penting bagi seorang pejuang terutama integrity itu yang melekat dalam karakter kita," kata dia. ***

Tags

Terkini