FAJARNUSA.COM (JAKARTA) – Gelombang solidaritas untuk enam pengurus Federasi Serikat Buruh Militan Cilacap (FSBMC) yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap semakin menguat.
Bertempat di kantor DPP GSBI, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (26/1/2026), puluhan pimpinan Serikat Buruh/Serikat Pekerja (SB/SP), organisasi mahasiswa, petani, hingga NGO berkumpul dalam agenda konsolidasi besar-besaran.
Tokoh Nasional Turun Gunung
Baca Juga: Wajah Baru Sukalila! Wali Kota Cirebon Terjunkan Alat Berat, Targetkan Penataan Tuntas Tahun Ini
Hadir dalam pertemuan tersebut tokoh nasional sekaligus Ketua Umum KSPSI, Moh. Jumhur Hidayat. Ia menegaskan bahwa KSPSI memberikan dukungan penuh dan memerintahkan seluruh barisannya untuk mengawal kasus ini.
"Solidaritas adalah kekuatan kaum buruh. Kami meminta Pertamina segera mempekerjakan kembali 6 pengurus FSBMC tanpa syarat dan menghentikan praktik ketenagakerjaan yang buruk," tegas Jumhur.
Senada dengan Jumhur, Ketua Umum GSBI, Rudi HB Daman, mengecam sikap bungkam manajemen Pertamina. Padahal, keenam buruh tersebut telah melakukan aksi jalan kaki (longmarch) dari Cilacap ke Jakarta dan bertahan selama hampir sebulan di ibu kota.
Baca Juga: Gebrakan Awal 2026: Wali Kota Cirebon Inspeksi Ratusan Mobdin, Bakal Ganti ke Mobil Listrik?
"Ini berengsek. Direksi Pertamina semena-mena. Sebagai BUMN, Pertamina seharusnya menjadi contoh hubungan industrial yang baik, bukan malah bertindak zalim terhadap hak berserikat," ujar Rudi dengan nada bicara tinggi.
Daftar Organisasi yang Hadir
Dukungan tidak hanya datang dari buruh, tapi juga elemen sipil lainnya:
Baca Juga: CEK FAKTA: Kemenkeu Buka Suara Soal Narasi Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
- KSPSI, KBMI, PPMI
- AGRA (Petani), ASPEK Indonesia
- FSPLEM KSPI, FSP RTMM KSPSI
- GMNI Jakarta Selatan, FMN (Mahasiswa)
- TURC, YFAS, Pembaru, dan NGO lainnya.
Dua Resolusi Utama: Geruduk Pertamina Februari Mendatang
Konsolidasi ini ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap oleh Sekjend DPP GSBI, Emelia Yanti MD Siahaan, yang menghasilkan dua poin tuntutan krusial:
Baca Juga: Daftar Lengkap 28 Perusahaan yang Dicabut Izinnya oleh Presiden Prabowo di Sektor SDA
- Mendesak Dirut Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, untuk segera mempekerjakan kembali 6 pengurus FSBMC dan memulihkan hak-hak mereka.
- Aksi Massa Nasional: Menetapkan aksi demonstrasi besar-besaran "Geruduk Pertamina" pada Kamis, 26 Februari 2026.
Kasus ini menjadi sorotan tajam karena melibatkan salah satu unit strategis BUMN, di mana para buruh menuntut transparansi dan keadilan atas hak berserikat yang dijamin undang-undang.
(**)