nasional

Kereta Api Menoreh Temper Truk di Cirebon, Jalur Hilir Terhambat dan Asisten Masinis Terluka

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:58 WIB
KA Menoreh relasi Semarang Tawang – Pasar Senen yang mengalami insiden tertemper truk pada Rabu (21/1) dini hari.

FAJARNUSA.COM – PT KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan KA Menoreh relasi Semarang Tawang – Pasar Senen yang mengalami insiden tertemper truk pada Rabu (21/1) dini hari.

​Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 02.47 WIB di KM 201+400 JPL 329, sebuah perlintasan tak terjaga yang terletak di antara Stasiun Babakan dan Stasiun Waruduwur, tepatnya di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.

​Kondisi Penumpang dan Petugas

Baca Juga: Polisi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis di Kos-kosan Cirebon, Pelaku Terancam Hukuman Mati

​Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, memastikan bahwa seluruh penumpang dalam kondisi aman. Namun, satu orang petugas KAI mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

​"Alhamdulillah kondisi penumpang aman tidak ada yang mengalami cidera, hanya 1 orang petugas KAI Asisten Masinis yang luka dan saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Waled Kabupaten Cirebon," ujar Muhibbuddin.

​Dampak Perjalanan dan Evakuasi

Baca Juga: Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Sabu 'Sistem Tempel', Pemuda 23 Tahun Terancam Hukuman Mati!

​Akibat kecelakaan ini, jalur hilir sempat tidak dapat dilalui oleh kereta api. Meski demikian, perjalanan kereta lainnya masih bisa diarahkan melalui jalur hulu dengan kecepatan normal.

​Rangkaian KA Menoreh yang sempat tertahan akhirnya bisa kembali melanjutkan perjalanan ke arah Jakarta pada pukul 05.28 WIB setelah dilakukan penggantian lokomotif.

​"Saat ini petugas di lapangan terus melakukan evakuasi terhadap lokomotif agar jalur hilir segera bisa dilalui," tambah Muhib.

Baca Juga: Punya Kenangan Masa Kecil, Wali Kota Cirebon Effendi Edo Dukung Penuh Perluasan RS Pelabuhan: Untuk Warga Ciayumajakuning

​Komitmen Keselamatan

​Pihak KAI menegaskan bahwa proses penanganan dilakukan secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

​"Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan dan keterlambatan perjalanan KA yang terdampak. Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian selama proses penanganan berlangsung," tutup Muhib. **

Tags

Terkini