FAJARNUSA.COM – PT KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan KA Menoreh relasi Semarang Tawang – Pasar Senen yang mengalami insiden tertemper truk pada Rabu (21/1) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 02.47 WIB di KM 201+400 JPL 329, sebuah perlintasan tak terjaga yang terletak di antara Stasiun Babakan dan Stasiun Waruduwur, tepatnya di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.
Kondisi Penumpang dan Petugas
Baca Juga: Polisi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis di Kos-kosan Cirebon, Pelaku Terancam Hukuman Mati
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, memastikan bahwa seluruh penumpang dalam kondisi aman. Namun, satu orang petugas KAI mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
"Alhamdulillah kondisi penumpang aman tidak ada yang mengalami cidera, hanya 1 orang petugas KAI Asisten Masinis yang luka dan saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Waled Kabupaten Cirebon," ujar Muhibbuddin.
Dampak Perjalanan dan Evakuasi
Baca Juga: Polres Cirebon Kota Bongkar Jaringan Sabu 'Sistem Tempel', Pemuda 23 Tahun Terancam Hukuman Mati!
Akibat kecelakaan ini, jalur hilir sempat tidak dapat dilalui oleh kereta api. Meski demikian, perjalanan kereta lainnya masih bisa diarahkan melalui jalur hulu dengan kecepatan normal.
Rangkaian KA Menoreh yang sempat tertahan akhirnya bisa kembali melanjutkan perjalanan ke arah Jakarta pada pukul 05.28 WIB setelah dilakukan penggantian lokomotif.
"Saat ini petugas di lapangan terus melakukan evakuasi terhadap lokomotif agar jalur hilir segera bisa dilalui," tambah Muhib.
Komitmen Keselamatan
Pihak KAI menegaskan bahwa proses penanganan dilakukan secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan.
"Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan dan keterlambatan perjalanan KA yang terdampak. Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian selama proses penanganan berlangsung," tutup Muhib. **