Laki-laki yang lahir di Sulawesi Selatan itu kembali menyoroti pentingnya integritas pejabat dalam mendukung strategi nasional ketahanan pangan.
“Stok kita banyak. Ini nasionalismenya di mana? Ini adalah kehormatan bangsa,” imbuhnya.
Pemerintah Siapkan Tindak Lanjut
Baca Juga: Nok Hijab IDOLA Cirebon 2025: Representasi Perempuan Cirebon yang Beretika
Kasus impor ilegal 250 ton beras ini kini dalam pemantauan pemerintah pusat.
Kementerian Pertanian menyatakan siap memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum jika diperlukan, termasuk membuka akses dokumen internal dan jalur pemeriksaan.
Amran memastikan bahwa pemerintah tak akan mentoleransi praktik yang dapat mengganggu stabilitas pangan nasional.
Baca Juga: Gerakan Solidaritas TRC KAHMI Lumajang: Bersihkan Rumah Warga Terdampak Erupsi Semeru
Ketegasan ini, menurutnya, penting untuk menjaga kepercayaan petani sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan pangan berjalan sesuai arahan Presiden.***