“Jangan pernah mengkhianati amanah ini dengan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan etika. ASN harus menjadi contoh dalam integritas dan etos kerja,” pesan Wali Kota.
Terakhir, Wali Kota menyampaikan harapannya agar seluruh ASN yang baru dilantik dapat menjadi motor penggerak pemerintahan yang bersih, responsif, dan profesional.
“Potensi saudara-saudari sangat besar, namun potensi saja tidak cukup. Diperlukan komitmen, disiplin, serta semangat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Mari kita bangun pemerintahan yang terpercaya di mata masyarakat,” tutupnya.
Baca Juga: KPK Dalami Dugaan Ridwan Kamil Beli Mercy Ilham Habibie dari Hasil Korupsi
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cirebon, Sri Lakshmi Stanyawati menyampaikan bahwa sebanyak 233 ASN dilantik dalam tahap ini.
“Rinciannya adalah 93 orang tenaga kesehatan, 59 orang tenaga guru, 80 orang tenaga teknis, dan 1 orang PNS. Kami menyambut baik kehadiran mereka sebagai bagian dari penguatan birokrasi Pemerintah Kota Cirebon,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa momen pelantikan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang pengabdian sebagai ASN.
Baca Juga: Mensos Ajukan Tambahan Anggaran Rp12 Triliun ke DPR, Salah Satunya untuk Program Makan Lansia
“Menjadi ASN berarti siap mengabdi sepenuh hati kepada masyarakat, bangsa, dan negara. SK yang saudara-saudari terima hari ini, juga membawa serta tanggung jawab yang akan diuji setiap hari melalui kinerja, sikap, dan integritas. Ini bukan sekadar profesi, melainkan panggilan pengabdian,” ungkapnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat untuk membangun tata kelola pemerintahan Kota Cirebon yang semakin baik dan memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat.
**