nasional

Gerak Jalan Sehat dan Peluncuran Koperasi Merah Putih Ramaikan Peringatan Hari Koperasi Nasional 2025 Kabupaten Cirebon

Sabtu, 9 Agustus 2025 | 08:52 WIB
Gerak jalan dalam rangka peringatan Hari Koperasi Nasional tingkat Kabupaten Cirebon sekaligus peluncuran Koperasi Merah Putih (Sumber : Diskominfo Kabupaten Cirebon)

FAJARNUSA.COM (KABUPATEN CIREBON) — Bupati Cirebon, Imron, menegaskan untuk membangun koperasi bukan hanya soal kelembagaan dan dana, namun membutuhkan pembinaan karakter dan perubahan pola pikir masyarakat.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri penutupan rangkaian kegiatan peringatan Hari Koperasi Nasional 2025 di halaman Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Cirebon, Kamis (7/8/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Imron turut meresmikan peluncuran Koperasi Merah Putih sebanyak 424 unit, yang terdiri dari 412 koperasi desa dan 12 koperasi kelurahan.

Baca Juga: Sambut HUT ke 80 RI, Wakil Wali Kota Hadiri Lomba Nyanyi Bertajuk Simfoni Perjuangan Pesan Luhur Serta Cinta Tanah Air

Program ini digagas sebagai langkah untuk menggerakkan ekonomi dari tingkat desa.

Namun Imron mengingatkan, koperasi hanya akan berjalan efektif jika disertai pendampingan yang serius dan pembinaan karakter masyarakat. Menurutnya, mengelola koperasi tidak sesederhana membangun jalan atau infrastruktur fisik.

“Kalau jalan rusak, ada anggaran, langsung bisa diperbaiki. Tapi kalau sudah urusan manusia, pola pikir, karakter, itu jauh lebih sulit,” ujar Imron dalam sambutannya.

Baca Juga: IFG Dukung Pagelaran Ketoprak Financial ‘Samber Nyawa’ Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Tradisional Indonesia

Ia menilai keberhasilan koperasi tergantung pada kemauan anggota untuk belajar, disiplin, dan bekerja sama. Oleh sebab itu, pembinaan mental menjadi aspek penting yang harus diutamakan oleh perangkat daerah.

“Kalau masyarakatnya tidak dibina, koperasi hanya jadi nama. Ini tugas Dinas Koperasi untuk terus turun ke lapangan, bukan hanya saat launching,” katanya.

Ia mengaitkan pentingnya gerakan koperasi dengan ketahanan ekonomi nasional. Menurutnya, desa-desa harus diberi ruang untuk mengelola potensi lokal agar tidak hanya bergantung pada pusat.

Baca Juga: Remaja 14 Tahun di Simalungun Ditemukan Tewas dengan Kepala Tertutup Plastik, Mirip Kasus Arya Daru

“Kalau desa bisa menggali dan mengelola kekayaan sendiri, entah itu padi, jagung, atau bawang, maka ketahanan ekonomi kita akan lebih kuat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinkop dan UKM Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan, menyatakan pihaknya akan menjadikan peluncuran koperasi ini sebagai momentum memperkuat peran pendamping dan penyuluh koperasi.

Ia juga menyebut, peluncuran 424 koperasi ini selaras dengan arahan Presiden RI yang mendorong penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat.

Halaman:

Tags

Terkini