nasional

Berikut Rangkaian Kegiatan di Hari Jadi Cirebon ke 598 dengan Tema Mayungi lan Nyumponi, Kukuhkan Diri sebagai Kota Idola

Kamis, 29 Mei 2025 | 08:59 WIB
Ilustrasi Hari Jadi Cirebon ke 598 (Web Cirebonkota.go.id)

FAJARNUSA.COM (Cirebon) – Menginjak usia ke-598 tahun, Kota Cirebon terus memperkuat jati dirinya sebagai kota budaya yang modern dan responsif terhadap tantangan zaman.

Peringatan Hari Jadi Cirebon ke 598 kali ini mengusung tema “Cirebon Mayungi lan Nyumponi”, dengan tagline “Cirebon Idola” sebagai penegasan bahwa Kota Cirebon hadir tidak hanya sebagai kota tujuan, tetapi juga sebagai panutan dalam pelayanan, perlindungan sosial, dan pembangunan inklusif.

Tema “Mayungi”, yang bermakna menaungi atau melindungi, menggaris bawahi peran Cirebon sebagai rumah bersama yang mampu memberikan rasa aman, damai, dan perlindungan sosial, budaya, serta spiritual bagi seluruh warganya.

Baca Juga: Polisi Bongkar Christiano Diduga Tak Konsen Bawa Mobil usai Kecelakaan Maut yang Tewaskan Mahasiswa UGM

Sedangkan “Nyumponi” mencerminkan semangat pelayanan dan kehadiran pemerintah serta masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi dan budaya.

“Hari Jadi Cirebon ke 598 bukan sekadar selebrasi seremonial. Ini adalah momentum untuk memperkuat jati diri kita sebagai kota budaya yang modern, berdaya, dan melayani. Kegiatan yang kita laksanakan harus menggema luas, berdampak langsung bagi masyarakat, dan mendukung percepatan ekonomi daerah,” ujar Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si.

Rangkaian Kegiatan di Hari Jadi Cirebon ke 598:

Baca Juga: Dedi Mulyadi Curhat Dua Kali Kena Teror Ular Kobra di Rumahnya: Jangan Dong, Nanti yang Ketiganya Kamu Apes

1. Dari Tradisi hingga Inovasi

Pemerintah Kota Cirebon menghadirkan lebih dari 40 rangkaian kegiatan yang berlangsung dari Mei hingga Juli 2025. Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk memperingati sejarah panjang Kota Udang, tetapi juga untuk menghidupkan perekonomian lokal, meningkatkan kunjungan wisata, serta memperluas partisipasi masyarakat dari semua lapisan.

Hari Jadi Cirebon sendiri jatuh pada tanggal 27 Juni 2025, yang bertepatan dengan 1 Muharram 1447 H, menjadi momen bersejarah yang sarat makna secara budaya maupun spiritual.

Baca Juga: Titah Prabowo soal Two State Solution: Kalau Palestina Diakui Merdeka, RI Siap Akui Israel

Rangkaian kegiatan ini diketuai oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Dr. Iing Daiman, S.IP., M.Si.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh arahan Wali Kota Cirebon dalam menyukseskan peringatan ini agar tidak hanya meriah secara seremoni, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Iing menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi penyelenggaraan kegiatan yang efisien, inovatif, dan inklusif, sejalan dengan semangat “Cirebon Mayungi lan Nyumponi”.

Baca Juga: Ramai Dugaan Pelat Nomor Mobil Penabrak Mahasiswa UGM Diganti, Polisi Bongkar Ada Motif Mengaburkan Barang Bukti

Beberapa acara unggulan antara lain:

• Pasar Kreasi Cirebon & Bazaar UMKM – Menghadirkan produk unggulan ekonomi kreatif dan UMKM lokal.

• Aksi Terpadu Berkarya Untuk Masyarakat (ATM Bersama) – Kegiatan sosial yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Cirebon untuk Masyarakat.

Baca Juga: Wabup Syaefudin Sampaikan Nota Penjelasan Bupati Terhadap Raperda RPJMD 2025-2029 Di Hadapan DPRD Kabupaten Indramayu

• Festival Kuliner Jalur Rempah – Menggali kekayaan cita rasa lokal sebagai warisan sejarah rempah Cirebon.

• Cirebon Great Sale – Program diskon terpadu di mall, hotel, dan pusat kuliner, mendorong konsumsi domestik.

• Pekan Kebudayaan Daerah & Pagelaran Wayang – Ajang pelestarian budaya, kolaborasi lintas generasi.

Baca Juga: DPRD Komitmen Wujudkan Pembangunan Kota Cirebon Berbasis Pariwisata

• Caruban Nagari & Festival Marching Band Jawa Barat – Event skala besar yang menggandeng komunitas dan pelajar.

• Peringatan Hari Koperasi “KOPERASI BERAKSI” – Mendorong revitalisasi koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

• Job Fair dan International Difabel Forum – Aksi inklusi sosial, membuka akses kerja dan ruang ekspresi bagi difabel.

Baca Juga: Libur Panjang Kenaikan Isa Al Masih, KAI Daop 3 Cirebon Menyiapkan Tiket Sebanyak 24.950

• Peringatan Hari Jadi Cirebon di Keraton-Keraton – Pembacaan Babad Cirebon, Kirab Agung Kesultanan Kasepuhan, Pagelaran Wayang Kulit.

• Semarak Hari Jadi Cirebon Ning Kelurahan & Kecamatan – Haul Pangeran Pulasaren, Festival Kali Pacit, Kirab Budaya Arak-Arakan, Ngunjung Buyut Pangeran Panjunan, Gebyar Paud Dan Kuis Basa Cirebonan.

Yang tak kalah penting adalah kegiatan spiritual dan edukatif seperti Ziarah Makam Sunan Gunung JatiDiskusi Sejarah Cirebon, dan Maca Babad Cirebon yang merefleksikan bahwa peringatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga pengingat sejarah dan identitas.

Baca Juga: Ramai Kasus Siswa Bandung Diduga Pasang CCTV di Toilet Siswi Sekolah, Tertangkap saat Sudah Lulus

Kolaborasi & Ekonomi Lokal jadi Prioritas

Peringatan ini didesain sebagai panggung kolaboratif berbagai elemen: pemerintah, komunitas, pelaku UMKM, dunia pendidikan, sektor swasta, dan masyarakat umum. Arahan Wali Kota untuk “meminimalisasi anggaran, namun memaksimalkan output” dijawab dengan pendekatan kreatif dan sinergis.

Peningkatan okupansi hotel, antusiasme pasar kuliner, hingga lonjakan kunjungan wisata menjadi indikator bahwa peringatan ini memberi multiplier effect yang positif bagi perekonomian lokal.

Baca Juga: Gebrakan Anyar Pramono Anung soal Ondel-ondel, Tak Ingin Warisan Budaya Betawi itu Digunakan Buat Ngamen

2. Cirebon Idola: Aspirasi dan Kebanggaan Bersama

Dengan tagline “Cirebon Idola”, Hari Jadi Cirebon tahun ini memancarkan semangat optimisme. “Idola” tidak hanya berarti populer atau digemari, tetapi juga mencerminkan aspirasi akan kemajuan dan keunggulan. Kota ini ingin hadir sebagai pusat perhatian nasional — dalam budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan tata kelola kota yang melayani.

Seluruh masyarakat Kota Cirebon diajak untuk ikut ambil bagian, menjadikan peringatan ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik semua warga. **

Tags

Terkini