Dedi Mulyadi Curhat Dua Kali Kena Teror Ular Kobra di Rumahnya: Jangan Dong, Nanti yang Ketiganya Kamu Apes

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Kamis, 29 Mei 2025 | 08:17 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Instagram.com/@dedimulyadi71)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Instagram.com/@dedimulyadi71)

FAJARNUSA.COM -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi baru-baru ini mengklaim rumahnya telah dua kali mendapatkan teror kiriman ular kobra dari oknum tak dikenal.

Menyikapi hal itu, Dedi menyebut teror ular berbisa ke rumahnya itu telah masuk kategori yang menurutnya berlebihan.

Klaim terkait teror ular kobra itu disampaikan Dedi melalui cuplikan video Instagram pribadinya @dedimulyadi71 yang tayang pada Rabu, 28 Mei 2025.

Baca Juga: Libur Panjang Kenaikan Isa Al Masih, KAI Daop 3 Cirebon Menyiapkan Tiket Sebanyak 24.950

Lewat unggahan tersebut, Dedi tidak menyebut terkait sosok pelaku yang mengirimkan ular kobra dan diletakkan di gerbang pintu rumahnya.

"Buat para penggemar dan yang suka pelihara ular kobra, kan saya sudah minta pertama, enggak boleh ular jadi bahan atraksi dan candaan," ujar Dedi.

Terkait hal itu, sebelumnya Dedi Mulyadi berencana akan melarang penggunaan ular dalam berbagai bentuk pertunjukan di Jawa Barat. 

Baca Juga: Kota Cirebon Mantapkan Langkah Strategis Menuju Kota Pariwisata Berdaya Saing

Larangan tersebut akan diberlakukan menyusul banyaknya kasus pawang yang tewas dipatuk ular.

"Apalagi kamu candanya sudah berlebihan. Sudah kedua kalinya kamu kirim ular king kobra ke gerbang pintu rumah saya," ungkap Dedi.

Dedi kemudian memberikan peringatan keras agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya karena bisa tertangkap oleh otoritas berwenang.

Baca Juga: Ramai Dugaan Pelat Nomor Mobil Penabrak Mahasiswa UGM Diganti, Polisi Bongkar Ada Motif Mengaburkan Barang Bukti

"Jangan dong. Nanti yang ketiganya kamu apes, ketangkep loh," tukasnya.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X