nasional

Geruduk Gedung DPRD Lumajang, Aliansi Pemuda Lumajang Bergerak Peringatkan Darurat Demokrasi!

Jumat, 23 Agustus 2024 | 18:47 WIB
Aksi demontrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Lumajang, Jum'at (23/08). (Foto Relawan)

FAJARNUSA.COM (Lumajang) -- Ratusan mahasiswa yang terhimpun dalam Aliansi Pemuda Lumajang Bergerak menggelar aksi demontrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Lumajang, Jum'at (23/08).

Demontrasi ini bagian dari peringatan darurat yang viral di media sosial setelah DPR RI mengabaikan putusan MK.

Pantauan di lapangan, ratusan mahasiswa ini diantaranya terdiri dari berbagai Perguruan Tinggi dan Organisasi Ekstra Mahasiswa di Lumajang.

Baca Juga: Cegah Stunting, Warga Kecamatan Indramayu Terima Bantuan Pangan Telur dan Daging Ayam

Mereka membawa tiga poin utama tuntutan yang diantaranya adalah menuntut DPR agar mengawal KPU dalam menjalankan putusan MK, menuntut DPR untuk tidak sewenang-wenang dalam membuat undang-undang, dan raport merah presiden Jokowi.

Korlap aksi, M. Irfan Effendi menyampaikan dalam orasinya bahwa hari ini Indonesia darurat demokrasi. Putusan lembaga hukum tertinggi dan bersifat mengikat yaitu Mahkamah Konstitusi mencoba dianulir oleh Baleg DPR RI.

"Indonesia darurat demokrasi. Kita tidak boleh diam. Putusan MK yang hendak di anulir oleh Baleg DPR RI harus benar-benar terus kita kawal meskipun sudah ada pernyataan dibatalkannya hasil Panja DPR RI," ujarnya.

Baca Juga: Visi Misi Calon Wali Kota Cirebon, Membangun Masa Depan yang Sejalan dengan RPJMD 2025-2029

Ia, menambahkan dalam proses menjalankan demokrasi yang baik. Hendaknya para elit politik tidak mementingkan golongannya saja. Melainkan harus tunduk dan patuh terhadap kehendak rakyat Indonesia.

"Jangan salahkan rakyat, jika pembangkangan sipil diberbagai daerah terjadi akibat kehilangan kepercayaan terhadap wakil-wakil rakyat di senayan," tambahnya.

Masa aksi sempat terlibat cek-cok dan dorong-dorongan dengan pihak kepolisian yang mengamankan jalannya aksi darena tidak kunjung ditemui oleh perwakilan dari DPRD Kabupaten Lumajang. Namun, masa aksi kembali tenang ketika Wakil Ketua DPRD Lumajang mengajak masa aksi untuk masuk kedalam ruangan paripurna DPRD Kabupaten Lumajang.

Baca Juga: Sentra Medika Hospital Gempol Hadir Penuhi Pelayanan Kesehatan Spesialis Bagi Masyarakat Gempol Palimanan dan Sekitarnya

Menyikapi tuntutan masa aksi, wakil ketua DPRD Kabupaten Lumajang Eko Adis Prayoga menyampaikan menerima penuh aspirasi dari kawan-kawan mahasiswa.

"Kami terima tuntutan masa aksi hari ini dan akan kami kirimkan ke DPR RI aspirasi dari daerah Lumajang," pungkasnya. **

Tags

Terkini