nasional

Pelaku Pengeroyokan Gadis 23 Tahun Di Batang-Batang Sumenep, Pelaku adalah Tunanetra

Sabtu, 1 Juni 2024 | 11:06 WIB
Korban pengeroyokan yang di lakukan seorang tunanetra adalah gadis berusia 23 tahun di kabupaten sumenep (Foto khusus)

FAJARNUSA.COM (Sumenep) - Seorang gadis bernama Siti Fadilah (23) telah menjadi korban pengeroyokan oleh 3 orang pelaku bernama Suhaniya, Anna Yuliantini alias Aan dan Suhartini alias Tini.

Korban sempat opname atau dirawat inap di Puskesmas Batang-Batang selama 2 hari, kemudian selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget sampai dengan sekarang.

Pengeroyokan itu terjadi pada hari Kamis, tanggal 23 Mei 2024, sekitar jam 07.00 wib,l. di rumah Suhaniya di Dusun Jungjang RT.01 RW.06 Desa Batang-Batang Laok Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep.

Baca Juga: Kuwu Desa Juntikedokan Bagikan Beras Pangan Gratis Kepada 1.455 KPM

Akibat pengeroyokan itu, korban yang masih berusia 23 tahun mengalami lebam pada bawa lutut sebelah kiri, bengkak pada dahi sebelah kanan, sakit kepala bagian atas dan robek pada bagian bibir hingga mengeluarkan darah dan selanjutnya korban tidak sadarkan diri alias pingsan.

Terkait dengan dugaan pengeroyokan tersebut, Polsek Batang-Batang telah menerima laporan dari Susilawati yang merupakan saudara kandung Siti Fadilah, laporan itu dibuat pada hari Jum'at, 31 Mei 2024 sebagaimana Laporan Polisi Nomor : STPL/05/V/2024/JATIM/RESSMP/SEKBTBT.

"Iya mas sudah saya laporkan ke Polsek Batang-Batang soalnya adek saya sejak kejadian pengeroyokan itu sampai sekarang masih opname di rumah sakit RSI Kalianget", ujar Susilawati.

Baca Juga: Dandim 0614/Kota Cirebon Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kota Cirebon Tahun 2024

Ia menambahkan bahwa diantara salah satu terduga pelaku pengeroyokan terhadap adeknya ini ada yang tunanetra.

"Salah satu pelakunya ada yang tunanetra mas, namanya Suhaniya mas", tambahnya.

"Adek saya dipegang tangan kirinya oleh Suhartini dan tangan kanannya dipegang oleh Anna Yuliantini lalu Suhaniya menjambak rambut adek saya sambil menerjangkan kakinya ke badan adek saya" imbuh Susilawati berapi-api menceritakan pengeroyokan yang dialami adiknya sambil menahan emosi.

Tags

Terkini