FAJARNUSA.COM — Kota Cirebon kini terdapat 1 orang yang terinfeksi penyakit cacar monyet anak monkeypox (mpox) yang ditangani di RS. Gunung Jati Cirebon.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon meminta camat, lurah, dan puskesmas meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit cacar monyet atau monkeypox (mpox).
Cacar monyet adalah penyakit zoonosis langka yang disebabkan oleh infeksi virus cacar monyet.
Baca Juga: Timnas Indonesia U17 Siap Melawan Timnas Ekuador U17 Pada Laga Pertama di Piala Dunia U17
Virus cacar monyet termasuk dalam genus Orthopoxvirus, famili Poxviridae.
Virus cacar monyet dapat menular bila seseorang terkena virus dari hewan yang terinfeksi, orang yang terinfeksi, atau benda yang terkontaminasi.
Virus ini juga dapat melewati plasenta dari ibu hamil ke janinnya.
Baca Juga: Ingin Memutihkan Kulit Secara Alami : Ini Cara Mudah dan Cepat
Hal ini dilontarkan Sekretaris Daerah Kota Cirebon usai menggelar sosialisasi dan rapat koordinasi Penyakit Cacar Monyet (Mpox) di Kota Cirebon serta pencegahan penyakit cacar monyet di Kota Cirebon di ruang rapat Prabayaksa lantai 3 Cirebon Gedung Sekretariat Daerah Kota, Kamis (11 Oktober 2023).
“Kami meminta kepada Lurah dan Wakil Bupati untuk memberikan informasi tentang cara pencegahan penyakit cacar monyet atau monkeypox,” kata Agus.
Kepala desa, kepala desa, dan puskesmas diminta untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang gejala dan pengobatan penyakit tersebut.
Baca Juga: Pertamina Bersinergi dengan Aparat Penegak Hukum Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
Dalam kesempatan tersebut, Agus juga memerintahkan RSUD Gunung Jati menyiapkan ruang isolasi bagi warga Kota Cirebon yang terkena mpox.
Ruang isolasi sangat dibutuhkan terutama bagi warga yang rumahnya tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri.
Merujuk pada warga Kota Cirebon yang terkena mpox, Agus mengatakan kondisinya kini sudah membaik.