FAJARNUSA.COM — Seorang anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berinisial MF, mahasiswa FMIPA angkatan 2021, diduga terlibat dalam kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswi baru.
Pengungkapan tindakan pelecehan ini terjadi setelah korban dengan berani membagikan pengalaman tersebut di Twitter melalui akun @UNYmfs, yang kini telah menjadi viral di media sosial.
Mahasiswi baru yang menjadi korban mengungkapkan ketidakpercayaannya bahwa dia akan mengalami pelecehan seksual ketika sedang kuliah di UNY.
Baca Juga: Aksi Tabrak Lari Pengemudi Mobil Honda Mobilio, Enam Orang Jadi Korban
Korban mencatat bahwa terduga pelaku, yang awalnya terlihat baik saat acara orientasi dan kenalan dengan Kating pada bulan Februari, ternyata melakukan pelecehan sejak Oktober hingga saat ini.
Ancaman dari terduga pelaku terungkap dalam tangkapan layar percakapan, di mana pelaku mengancam korban dengan pesan,
"Halo, kelas sudah selesai, nanti ketemu di tempat biasa ya..." ujar pelaku.
Korban memberikan balasan, "Mau sampai kapan kamu melecehkan saya. Tolong, saya ingin kuliah dengan tenang." ujar korban.
Dalam responsnya, terduga pelaku, yang mengidentifikasi diri sebagai anak BEM, mengancam untuk merusak reputasi korban dengan kata-kata yang merendahkan.
Ancaman tersebut mencakup ancaman tindakan perkosaan dan kunjungan ke tempat tinggal korban.
Baca Juga: Hari Pahlawan 2023 Presiden Jokowi Mempin Upacara di TMP Kalibata
Pelaku menyombongkan diri, menyatakan, "Lho, mau melawan? Saya anak BEM, bisa membuat reputasimu semakin hancur, b*****."
Sambil mengancam, pelaku menegaskan pengaruhnya di kampus dengan menyatakan, "Loe mau ngelawan? Gue anak BEM gue bisa bikin loe makin rendah."
Kabar mengenai kasus ini telah mencapai pihak Dekanat FMIPA UNY, yang menyatakan bahwa mereka telah menindaklanjuti kasus tersebut.