Aku telah buta selama ini dan telah memberi kalian semua harapan palsu. Dunia ini kejam. Ingat itu. Aku mencintai kalian. Tapi aku tak bisa melakukannya lagi sejak aku berhenti berharap. Sudah terlambat sekarang.
Jika seluruh dunia mempertanyakan, aku tak melihat ada harapan. Aku ingin bertahan di sana
Baca Juga: KPU Jabar Tetapkan DCT Anggota DPRD Sebanyak 1.849 Orang, Caleg Siap Bertarung
Berikut Bunyi surat kedua:
Dear Paman
Terima kasih telah membukakan mataku untuk melihat dunia yang kejam ini. Tetapi bocah bodoh dan rapuh yang kamu cintai ini tak bisa berkawan dengan kenyataan. Aku memilih kabur. Maaf aku pengecut. Aku tak cerdas aku tak bijaksana. Kamu melihatku salah. Aku melihat tak ada masa depan dan juga kesuksesan.
Dear sahabat
Kalian begitu kuat dan berani. Aku berharap bisa seperti kalian. Tapi kalian tahu, aku lemah. Tak punya motivasi. Aku berharap kalian bahagia selamanya. Aku tahu kalian bisa. Maafkan aku. Aku sayang kalian.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Gerebek Rumah di Ciracas, Temukan 7 Kerangka Janin dalam Septic Tank
Bila setiap orang pernah menjumpaiku. Bila aku salah, bunuh saja aku. Untuk dunia. ya, kamu telah menumbuhkan kegagalan, generasi lemah.
Sejumlah pertanyaan pun muncul mengenai latar belakang dan alasan di balik tindakan tragis yang merenggut nyawanya.
Mahasiswi berinisial CA, asal Kediri, telah ditemukan tewas dalam mobil yang terparkir di halaman apartemen Jalan H. Anwar Hamzah Desa Tambak Oso, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.
Kejadian ini merupakan tragedi yang menyedihkan, dan pihak berwenang mungkin akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memahami lebih dalam motif di balik tindakan tersebut. *