nasional

Presiden Jokowi Enggan Respon Soal Keluh Kesah PDIP Merasa Ditinggalkan pada Pemilu 2024

Selasa, 31 Oktober 2023 | 13:54 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sedang berada di Pasar Bulan, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Selasa (31/10). (Foto: Bali.bisnis.com)

FAJARNUSA.COM — Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampaknya enggan memberikan komentar terhadap keluhan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terkait perasaan mereka yang merasa terpukul dan ditinggalkan dalam kontestasi Pemilu 2024.

"Saya tidak ingin mengomentari," ujar Jokowi usai memantau harga pangan di Pasar Bulan, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Selasa (31/10).

Sebagaimana telah diketahui, PDIP merasa terpukul dengan keputusan Gibran Rakabuming Raka, putra Jokowi, yang maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.

Baca Juga: Puncak Festivibes Now Boarding Vol.2 Bandung Dimeriahkan 40 Ribu Komunitas K-POP

Keputusan ini muncul setelah gugatan syarat calon presiden dan calon wakil presiden yang diajukan oleh Gibran dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

"Saat ini, PDI Perjuangan berada dalam suasana sedih, penuh luka hati, dan berserah kepada Tuhan dan rakyat Indonesia atas apa yang terjadi saat ini," ungkap Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam pernyataannya pada Minggu (29/10).

Hasto menjelaskan bahwa ketika para elit Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP bertemu dengan para anggota ranting hingga anak ranting partai tersebut, banyak yang tidak bisa percaya bahwa situasi seperti ini bisa terjadi.

Baca Juga: Wali Kota Makassar, Danny Pomanto Mundur sebagai Ketua TPD Ganjar-Mahfud Sulsel, Ada Apa?

PDIP telah memberikan berbagai keistimewaan kepada Presiden Jokowi dan keluarganya, namun kini merasa ditinggalkan.

“Kami sangat mencintai dan memberikan banyak keistimewaan kepada Presiden Jokowi dan keluarganya, namun kami merasa ditinggalkan karena adanya permintaan lain yang berpotensi melanggar prinsip-prinsip kebaikan dan Konstitusi. Awalnya, kami hanya berdoa agar hal ini tidak terjadi, namun kenyataannya, itu telah terjadi,” jelas Hasto. *

Tags

Terkini