nasional

BBM Pertalite Dihapus Mulai Tahun Depan, Berikut Penjelasan Pertamina

Selasa, 10 Oktober 2023 | 13:31 WIB
pertamina kaji penghapusan bbm pertalite (Pinterest: @flo pineapple)

FAJARNUSA.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral(ESDM), Arifin Tasrif mengatakan bahwa pemerintah masih melalukan pengkajian terkait dengan pencampuran Pertalite dengan Etanol 7 persen (E7) untuk menjadi Pertamax Green 92 bersama Pertamina.

Pencampuran itu adalah langkah Pertamina dalam program penghapusan produk Pertalite dengan oktan paling rendah RON 90 pada tahun depan.

Arifin mengatakan bahwa pengkajian Pertalite dan E7 ini meliputi kajian teknis dan emisi yang dihasilkan dari campuran kedua bahan tersebut.

Baca Juga: Pembelajaran Siswa SMA dan SMK di Riau Kembali Lakukan Online, Akibat Asap

“Lagi dicoba teknisnya oke enggak, kemudian nanti dari emisinya oke enggak,” ucap Arifin, Senin (9/10/2023).

Selain itu, Pertamina juga melakukan pengkajian dari segi biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan pencampuran dua bahan tersebut.

Arifin juga menambahkan, untuk saat ini hal yang perlu diperhatikan sebelum mengembangkan Pertamax Green 92 adalah pengembangan dari Etanol sendiri.

Baca Juga: Pendaftaran CPNS Diperpanjang Sampai 11 Oktober 2023

Menurutnya, cara untuk mengembangkan Etanol adalah dengan memaksimalkan produksi tebu atau gula didalam negeri agar dapat mengembangkan pasar Etanol.

Indonesia sendiri saat ini masih melalukan impor gula ke beberapa negara. Untuk saat ini impor gula Indonesia diperkirakan akan menembus kisaran 6 juta ton.

“Sekarang aja gula kita masih impor, kita harus kembangin kebun tebu, kemudian maksimalkan produksi gula dalam negeri,” tegasnya.

Baca Juga: Ketua IBI Pangkep dan Kanit Binmas Polsek Liukang Tangaya di Periksa Paminal Polda Sulsel

PT Pertamina (Persero) juga diberitakan sedang mengkaji untuk menghapus produk bahan bakar minyak(BBM) dengan oktan paling rendah RON 90 atau Pertalite pada tahun depan.

Kajian kebijakan itu seiring dengan komitmen mereka untuk menekan gas buang dari bahan bakar kendaraan.

Nicke Widyawati selaku Direktur Utama PT Pertamina (Persero), mengatakan perseroan bakal menaikkan angka oktan dari Pertalite saat ini menjadi RON 92 lewat pencampuran dengan etanol 7 persen (E7) mulai tahun depan. Hasil bauran bensin dengan kandungan 7 persen turunan tetes tebu itu nantinya bakal menghasilkan produk baru, Pertamax Green 92.Baca Juga: Tips Cara Menghilangkan Bau Badan Pada Tubuh

Halaman:

Tags

Terkini