FAJARNUSA.COM—Nama Fauzi Ajitama akan selalu dikenang oleh banyak orang sebagai simbol keberanian dan pengorbanan yang luar biasa.
Kisah inspiratif ini bermula pada tanggal 8 November 2022.
Ketika Fauzi, seorang siswa kelas 6 SD Muhammadiyah Bogor, Playen, Gunung Kidul, Yogyakarta, menunjukkan bahwa pahlawan sejati tidak mengenal usia.
Pagi itu, Fauzi dan teman-temannya sedang menghafal ayat-ayat suci Al-Qur'an di kelas.
Namun, tiba-tiba atap bangunan runtuh dengan cepat, menciptakan kekacauan dan kepanikan.
Tanpa ragu, Fauzi dan tiga temannya segera bertindak. Mereka menggunakan tubuh mereka sebagai penyangga untuk atap yang runtuh.
Baca Juga: Jimin BTS Terima Banyak Respons Positif Usai Kirim Pesan Chuseok di Weverse, KNetz Tergila-Gila
Memberikan waktu berharga bagi siswa lain untuk menyelamatkan diri.
Dengan tekad dan keberanian yang luar biasa, keempat anak ini menahan beban berat atap yang runtuh tanpa memikirkan risiko bagi diri mereka sendiri.
Sambil memberi perintah kepada teman-teman mereka untuk keluar, mereka mengorbankan diri demi keselamatan orang lain.
Baca Juga: NewJeans Meriahkan Chuseok 2023, Sampaikan Pesan Hangat untuk Bunnies
Ini adalah contoh nyata dari solidaritas dan keberanian yang menginspirasi.
Ketika penyelamat berhasil mengevakuasi semua siswa yang lain, teman-teman dekat Fauzi memberi tahu bahwa Fauzi masih berada di dalam reruntuhan.
Sayangnya, saat para penyelamat mencapainya, Fauzi telah tertimpa oleh rangka bangunan yang hancur, dan ia tidak sadarkan diri.