FAJARNUSA.COM — Rabu (27/9//2023) telah terjadi insiden kebakaran terjadi di Pasar Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Kebakaran yang diduga berasal dari kios sembako itu terjadi sejak Rabu malam dan sampai Kamis siang hari ini masih belum sepenuhnya padam.
Untuk pemadaman, Agus mengatakan sebanyak 15 unit pemadam kebakaran dari Bogor dan Depok bersiaga di lokasi.
"Sekitar 15 unit pemadam kebakaran ke lokasi, sejak semalam ya, itu dari semua sektor di Kabupaten Bogor, ditambah unit perbantuan dari Bogor Kota dan Depok," kata Agus.
Baca Juga: Kembali ke Masa Lalu, Peristiwa G30S/PKI yang Mengguncang Indonesia
Agus memastikan, sampai saat ini belum ada laporan adanya korban jiwa maupun luka. Sementara penyebab kebakaran masih diselidiki.
Untuk pemadaman, Agus mengatakan sebanyak 15 unit pemadam kebakaran dari Bogor dan Depok bersiaga di lokasi.
"(Penyebab kebakaran) masih dalam penyelidikan. Untuk kerugian materiil, belum bisa kita pastikan karena kita belum tahu toko per tokonya apa saja isinya, nanti mungkin ada klarifikasi berikutnya, setelah ada informasi dari pedagang," kata dia.
Baca Juga: Begini Kronologi, Kasus Polisi di Bandung Minta Uang kepada Korban Begal
Sebagai informasi, kebakaran di Pasar Leuwiliang terjadi sejak sekitar pukul 20.30 WIB, pada Rabu malam.
Namun api diduga berawal dari blok B di Pasar Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto mengatakan, satu blok pasar terbakar dalam kebakaran tersebut. Kios tersebut menjual bahan pangan.
"Dari mulai awal api di kios blok B, itu sembako. Kalau kiosnya mungkin puluhan, satu blok B itu sudah habis. Iya, buah, sayur, bumbu," kata Agus saat dihubungi wartawan.
Baca Juga: Oknum Polisi Berpangkat Aiptu US, Diduga Meminta Uang dari Korban Begal
Pihak kepolisian belum mendapatkan adanya laporan korban kebakaran Pasar Leuwiliang. Saat kebakaran terjadi, pasar sedang tutup dan tidak ada aktivitas. Sejumlah pedagang yang kiosnya terbakar mendatangi lokasi kebakaran.
"Korban masih nihil, kita belum cek juga. Api kebakaran masih dipadamkan, belum padam betul," kata Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto saat dihubungi wartawan, Rabu (27/9/2023).
"Ya semua pasti datang, kita sekat masyarakat daripada malah jadi tambah korban manusia," ucapnya.