“Tahap satu ini ada 100 penerima, terdiri dari 70 siswa SD dan 30 siswa SMP. Program ini diberikan satu kali dalam setahun dan akan terus berlanjut sampai siswa lulus,” jelasnya.
Ade menjelaskan, besaran bantuan yang diterima pun disesuaikan dengan jenjang pendidikan.
Untuk siswa SD, bantuan yang diberikan sebesar Rp1 juta per tahun, sementara siswa SMP menerima Rp1,5 juta per tahun.
Ade menegaskan bahwa program ini difokuskan pada pengentasan ATS dan pencegahan siswa yang rawan putus sekolah agar mereka dapat mengikuti pendidikan dengan lebih baik dan berkelanjutan.
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh para siswa penerima. Salah satunya Fuad Ibnu, siswa kelas VII SMP Negeri 14 Cirebon, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya KIP Daerah.
“Uangnya mau saya pakai buat beli seragam dan sepatu sekolah. Jadi lebih lengkap dan rapi,” ujarnya.
Baca Juga: Profil Suyudi Ario Seto, Jagonya Penyidik Kriminal yang Kini Jabat Kepala BNN
Fuad menambahkan bahwa bantuan tersebut membuatnya semakin termotivasi untuk belajar lebih giat. “Saya jadi makin semangat sekolah dan ingin berprestasi,” katanya.
**
Artikel Terkait
Wali Kota Tegaskan Dukungan pada Revitalisasi dan Digitalisasi Pendidikan 2026
APBD Kota Cirebon 2026 Prioritaskan di Sektor Pendidikan dan Kesehatan
Pemkab Cirebon Perkuat Pendidikan Inklusif Penyandang Disabilitas Melalui Pengembangan ULD
Sekolah Rakyat 11 Cisarua Bandung Barat Hadirkan Kesempatan Kedua bagi Anak Putus Sekolah di Tanah Air