FAJARNUSA.COM (Cirebon) – Pemerintah Kota Cirebon kembali menegaskan komitmennya dalam mengatasi persoalan masyarakat melalui kerja bersama yang konsisten dan terarah.
Upaya tersebut kembali terlihat saat Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati yang didamingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra), Sutikno dan jajaran terkait menghadiri pembukaan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) di Kantor Kecamatan Kejaksan, Rabu (3/12/2025).
Program tahunan ini sejak lama menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat untuk menyelesaikan tantangan pembangunan yang sifatnya langsung dirasakan warga.
Baca Juga: Banjir Sumatera Jadi Sorotan, Anggota DPR Minta Menhut Raja Juli Mundur: Enggak Punya Hati Nurani
Pelaksanaan BSMSS tahun ini kembali menekankan makna kemanunggalan antara rakyat dan TNI. Sejak awal, TNI dikenal lahir dari masyarakat dan bergerak bersama masyarakat, sehingga kebersamaan dalam kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi kelanjutan dari sejarah panjang yang membentuk kedekatan keduanya.
Karena itu, berbagai program yang diusung BSMSS selalu diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata di tingkat kelurahan.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa BSMSS bukan hanya rangkaian kegiatan fisik, tetapi juga wadah untuk memperkuat hubungan sosial antarelemen daerah.
“Kegiatan ini adalah sarana strategis untuk memupuk persatuan, solidaritas sosial, kekompakan, dan semangat gotong royong antara unsur Pemerintah Daerah, TNI, dan warga masyarakat,” ujarnya.
Fokus program tahun ini diarahkan pada pembangunan infrastruktur dasar yang selama ini menjadi perhatian warga. Di Kelurahan Kesenden, BSMSS akan melaksanakan perbaikan satu unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) serta peningkatan jalan di RW 11 yang mencakup RT 01, 02, dan 03.
Sementara itu, di Kelurahan Karyamulya, program serupa juga dilakukan melalui perbaikan satu unit Rutilahu dan pembenahan akses jalan di RW 02, RT 03. Perbaikan infrastruktur ini diharapkan mampu mendorong mobilitas warga sekaligus meningkatkan kualitas hidup.
Baca Juga: Polisi Kamboja Bongkar Kronologi Kasus Narkoba hingga Perdagangan Manusia yang Jerat Dewi Astutik
Selain pembangunan fisik, kegiatan BSMSS juga diarahkan untuk menjawab masalah lingkungan yang semakin kompleks. Pemerintah Kota Cirebon menilai isu lingkungan tidak lagi bisa diselesaikan secara parsial dan memerlukan kolaborasi yang kuat dari seluruh elemen. Melalui BSMSS, koordinasi lintas sektor kembali diperkuat agar penanganan lingkungan dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa Pemkot Cirebon akan terus memfasilitasi pelaksanaan BSMSS secara berkesinambungan. Dengan melibatkan masyarakat, perangkat daerah, dan TNI, pemerintah berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan rasa nasionalisme, tetapi juga membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
“Dengan keterlibatan seluruh komponen masyarakat, kami berharap program ini bisa menjadi wahana peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Artikel Terkait
MTQH ke-51 Kabupaten Cirebon Resmi Ditutup Kafilah Terbaik Bersiap ke Tingkat Provinsi
Pemerintah Kota Cirebon Peringati HUT ke-54 KORPRI, HUT ke-80 PGRI, dan Hari Guru Nasional
Pemkot Cirebon Bekali Pelaku Usaha UMKM Lewat Kompetensi Digital dan Strategi Global
Pemkot Cirebon Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat