Tembok Asrama Pesantren di Bireuen yang Ambruk Diduga Jebol Gegara Banjir Bandang, Dibangun pada 2016

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Jumat, 28 November 2025 | 07:00 WIB
Menyoroti fakta terkini terkait insiden ambruknya asrama pesantren di Bireuen, Aceh imbas banjir-longsor.  (Instagram.com/@andreli_48)
Menyoroti fakta terkini terkait insiden ambruknya asrama pesantren di Bireuen, Aceh imbas banjir-longsor. (Instagram.com/@andreli_48)

Terkait hal itu, Adli menuturkan terkait lokasi bangunan asrama putra di dayah yang dipimpin Tgk Tarmizi M Daud Al Yusufy atau Waled Ar tersebut memang berada di tepi sungai. 

Kemudian, Adli menduga arus yang deras membuat pengaman tebing sungai hancur hingga berujung ambruknya gedung.

"Longsor disebabkan batu gajah yang dipasang (pengaman tebing sungai) tidak sesuai," tuturnya.

Baca Juga: Bos KAI Bantah Pegawai KRL Dipecat Buntut Aduan Penumpang yang Viralkan Kehilangan Tumbler di Medsos

Tembok Pengaman Sungai Dibangun pada 2016

Dalam kesempatan yang sama, Adli menjelaskan tebing sungai di area gedung itu dibangun menggunakan batu gajah.

Dipastikan, lanjut Adli, hal tersebut tidak sesuai karena sudah dilakukan proses hukum. Terpidananya sudah menjalani hukuman.

Baca Juga: Lemahnya Verifikasi Bank Jateng, Nasabah Bikin Rekening Bodong pun Lolos

"Tembok pengaman sungai dibangun tahun 2016, dan pernah bermasalah jebol karena banjir bandang yang melanda Sungai Krueng Batee Iliek," kata Adli.

Berkaca dari insiden itu, sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pernah menyebut pihaknya menerima laporan yang masuk terkait bangunan pondok pesantren (ponpes) yang dinilai rawan ambruk. 

80 Ponpes Rawan Ambruk di Jawa-Aceh

Baca Juga: Hakim Minta Ammar Zoni Dihadirkan di Persidangan Kasus Peredaran Narkotika Rutan Salemba Minggu Depan

Secara terpisah, Cak Imin mengatakan, laporan terkait sejumlah ponpes yang dinilai rawan ambruk itu diterimanya melalui call center 158.

"Sudah, sampai hari ini sudah 80-an (laporan). Ya kerawanan, intinya kerawanan ambruk," kata Cak Imin kepada awak media di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 14 Oktober 2025 lalu.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X