97 WNI Diduga Terlibat Kerusuhan usai Berusaha Kabur dari Perusahaan Scam, Cak Imin: Kamboja Bukan Tempat Aman untuk Pekerja

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Senin, 27 Oktober 2025 | 16:27 WIB
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Cak Imin sebut Kamboja bukan negara yang aman bagi pekerja migran Indonesia.  (YouTube/Kemenko Pemberdayaan Masyarakat)
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Cak Imin sebut Kamboja bukan negara yang aman bagi pekerja migran Indonesia. (YouTube/Kemenko Pemberdayaan Masyarakat)

Politikus dari partai PKB itu menekankan pentingnya mengikuti prosedur resmi dan berkonsultasi terlebih dahulu di pusat informasi pekerja migran di daerah masing-masing.

“Sekali lagi kepada seluruh warga bangsa yang mau bekerja ke luar negeri. Utamakan melalui pemahaman yang utuh migran center di tempat masing-masing untuk tidak salah pilih,” tuturnya.

97 WNI Terlibat Kerusuhan di Kamboja

Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 HP Lipat Generasi Terbaru, Berikut Harga dan Keunggulannya !

Sebagai informasi, sebanyak 97 warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan terlibat dalam aksi kerusuhan di Kamboja pada Jumat 17 Oktober 2025 silam. 

Dari jumlah itu, 86 WNI masih ditahan di kantor polisi Kota Chrey Thum, sementara 11 lainnya dirawat di rumah sakit.

KBRI Phnom Penh telah menemui para WNI tersebut dan memberikan bantuan logistik seperti makanan serta alat sanitasi. 

Baca Juga: Forum Satu Data Indonesia: Wujudkan Perencanaan Pembangunan Berbasis Data Terintegrasi

Selain itu, bantuan hukum juga disiapkan, termasuk upaya pemulangan ke Indonesia.

Dari 86 WNI yang ditahan, empat orang di antaranya diduga melakukan kekerasan terhadap sesama WNI. 

Saat kerusuhan terjadi, sempat terdengar bunyi tembakan, namun tidak ada korban jiwa dari pihak Indonesia.

Baca Juga: Mie Sedaap Gelar Come See Mie Meet The Stars di Jakarta, Hadirkan Ahn Hyo Seop hingga Ariel Noah

Kerusuhan itu diketahui dipicu oleh upaya 97 WNI yang berusaha melarikan diri dari sebuah perusahaan penipuan daring (online scam) di Kota Chrey Thum, Kamboja.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X