Pemkot Cirebon Launching KOIN KOCIR 2025, Dorong Inovasi Berkelanjutan untuk Kemajuan Daerah

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Kamis, 4 September 2025 | 08:50 WIB
Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi, menghadiri acara Launching dan Sosialisasi Kompetisi Inovasi Kota Cirebon (KOIN KOCIR) Tahun 2025 (Dok. Dede / Fajarnusa.com)
Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi, menghadiri acara Launching dan Sosialisasi Kompetisi Inovasi Kota Cirebon (KOIN KOCIR) Tahun 2025 (Dok. Dede / Fajarnusa.com)

FAJARNUSA.COM (Cirebon) – Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Agus Mulyadi, menghadiri acara Launching dan Sosialisasi Kompetisi Inovasi Kota Cirebon (KOIN KOCIR) Tahun 2025 yang digelar di Kantor Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Cirebon, Rabu (3/9/2025). Kegiatan dihadiri juga Asisten Administrasi Umum, M Arif Kurniawan dan para kepala perangkat daerah Kota Cirebon.

Dalam sambutannya, Sekda mengingatkan bahwa sejarah panjang Kota Cirebon adalah cermin keberanian untuk berubah dan berinovasi.

“Para leluhur kita, dari masa Caruban Nagari hingga Kesultanan Cirebon, telah mewariskan nilai penting bahwa kemajuan hanya bisa lahir dari keterbukaan terhadap hal-hal baru. Perdagangan, pendidikan, seni, hingga pemerintahan berkembang karena keberanian untuk berinovasi,” ujarnya.

Baca Juga: Subsidi Motor Listrik 2025 Belum Jalan, Menperin Pastikan Skema Siap untuk 2026

Sekda juga menegaskan bahwa saat ini Kota Cirebon menghadapi berbagai tantangan yang membutuhkan solusi inovatif.

Data terbaru menunjukkan prevalensi stunting sebesar 14,9%, tingkat pengangguran terbuka 6,29%, serta permasalahan kemacetan, keterbatasan ruang terbuka hijau, pengelolaan sampah, dan kebutuhan digitalisasi pelayanan publik.

“Tantangan-tantangan ini adalah realitas yang harus kita jawab bersama melalui inovasi,” tambahnya.

Baca Juga: Wamen ESDM Beberkan Alasan BBM Non Subsidi di SPBU Swasta Kosong

Menurut Sekda, inovasi tidak harus selalu berupa teknologi tinggi atau proyek besar. Ia mengatakan bahwa inovasi bisa sederhana, asalkan menyentuh kebutuhan warga.

“Contohnya, program membaca 15 menit di sekolah, pengolahan sampah organik menjadi pupuk di kelurahan, atau pemanfaatan aplikasi daring di puskesmas untuk mengurangi antrean. KOIN KOCIR hadir untuk mendorong inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Tema KOIN KOCIR Tahun 2025 yakni “Meningkatkan Daya Saing Melalui Inovasi Berkelanjutan,” bukan sekadar slogan, melainkan pesan agar Kota Cirebon terus maju dan mampu bersaing dengan tantangan zaman.

Baca Juga: Terima Audiensi Mahasiswa, DPR Minta Maaf DPR Masih Keliru Jalankan Tugas Jadi Wakil Rakyat

Sekda mengajak seluruh perangkat daerah, sekolah, puskesmas, kelurahan, komunitas, dan pelaku usaha untuk menjadikan kompetisi ini sebagai ruang inspirasi dan kolaborasi.

“Inovasi tidak bisa dikerjakan oleh pemerintah semata. Dunia akademik, dunia usaha, dan masyarakat harus bersinergi. Semangat kolaborasi inilah yang akan membuat Kota Cirebon semakin tangguh,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kota Cirebon, Agus Herdhyana, menambahkan bahwa KOIN KOCIR merupakan salah satu upaya pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X