Program percepatan tanam dan panen raya, penyediaan pupuk bersubsidi, akses pembiayaan lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR), pemanfaatan benih unggul, hingga mekanisasi pertanian disebut turut mendorong produktivitas dan daya saing petani.
"Kementan akan terus memastikan setiap rupiah hasil panen yang diterima petani memberikan nilai tambah nyata bagi kesejahteraan mereka," tegas Mentan Amran.
"Inilah misi besar Kementan untuk mewujudkan kedaulatan pangan sekaligus meningkatkan kualitas hidup petani Indonesia," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Analisis: Mentan Amran Ajak Petani Muda Bangkit, Ini Situasi Ekspor-Impor di 5 Sektor Tani yang Perlu Dicermati
Keluhan Petani Tebu ke DPR: Stok Gula 100 Ribu Ton Mandek, Impor Dinilai Serampangan
Dana Jumbo Rp22,7 Triliun Mengalir ke Bulog, Misi RI untuk Serap 3 Juta Ton Beras Petani di 2026
Mentan Klaim Harga Beras Turun di 32 Provinsi, Tetap Ingatkan Jangan Terlalu Rendah dari HET
Mentan Pastikan Beras SPHP Rusak Bisa Ditukar Langsung di Bulog