Setelah Rumahnya Dijarah Oknum Demo, Sri Mulyani Ajak Bangun Indonesia Tanpa Anarki dan Kebencian

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Selasa, 2 September 2025 | 07:09 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani angkat bicara setelah rumahnya terimbas aksi penjarahan oknum massa demonstrasi. ( Instagram.com/@smindrawati)
Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani angkat bicara setelah rumahnya terimbas aksi penjarahan oknum massa demonstrasi. ( Instagram.com/@smindrawati)

“Apabila publik tidak puas dan hak konstitusi dilanggar UU, dapat dilakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi,” jelasnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menambahkan, bila pelaksanaan UU menyimpang, maka masyarakat bisa membawa perkara ke pengadilan hingga Mahkamah Agung. 

Sri Mulyani menilai, hal tersebut menunjukkan wujud sistem demokrasi yang beradab. 

Baca Juga: AHY: Mari Hentikan Segala Bentuk Pengrusakan terhadap Fasum, Bukankah Itu akan Menyulitkan Kita Semuanya

“Demokrasi pasti belum sempurna, karena itu tugas kita bersama untuk memperbaikinya dengan beradab, bukan dengan anarki, intimidasi, atau represi,” terangnya.

Menkeu RI kemudian mengajak seluruh pihak untuk menjaga negeri dengan cara-cara damai. 

“Mari kita jaga dan bangun Indonesia bersama, tidak dengan merusak, menjarah, memfitnah, atau menyebar kebencian,” tutupnya.

***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X