Trisnia Putri Penjual Cilok dari Pasirian Kibarkan Merah Putih di Grahadi Surabaya

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Senin, 18 Agustus 2025 | 15:14 WIB
Trisnia bersama kedua orang tua dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Dok. Dani Febri / Fajarnusa.com)
Trisnia bersama kedua orang tua dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Dok. Dani Febri / Fajarnusa.com)

FAJARNUSA.COM (Lumajang) – Semangat mengabdi pada negeri tak pernah mengenal batas, termasuk apapun latar belakang dari keluarga. Hal itu dibuktikan oleh Trisnia Isni Susilowati, siswi SMA Negeri 1 Pasirian, Kabupaten Lumajang, yang berhasil mengharumkan nama daerahnya dengan terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Jawa Timur.

Trisnia menjadi salah satu putri terbaik Lumajang yang bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, 17 Agustus 2025.

Dengan langkah tegap dan penuh khidmat, ia bersama rekan-rekan Paskibraka dari berbagai kabupaten/kota sukses menunaikan tugas sakral itu.

Baca Juga: Ciplukan, Buah Asli Indonesia yang Jadi Buruan Dunia untuk Obat Alami Lawan Radang Usus hingga Kanker

Yang membuat kisahnya semakin inspiratif, Trisnia adalah putri dari seorang pedagang cilok di Pasirian.

Profesi sederhana sang ayah tak menghalangi tekadnya untuk berprestasi. Justru, dukungan keluarga menjadi sumber kekuatan baginya untuk menorehkan kebanggaan.

“Sejak kecil saya sudah diajarkan untuk tidak malu dengan keadaan, yang penting harus punya semangat dan bisa membanggakan orang tua,” ungkap Trisnia ketika ditemui usai upacara.

Baca Juga: Asisten Mpok Alpa Ungkap Keinginan sang Artis, dari Harapan Berpulang di Hari Jumat hingga Rencana Ultah Anak Kembarnya

Kepala SMA Negeri 1 Pasirian, dalam kesempatan terpisah, menyebut keberhasilan siswinya menjadi Paskibraka Provinsi merupakan buah dari kerja keras dan disiplin.

“Trisnia adalah teladan bagi teman-temannya. Latar belakang bukan halangan untuk meraih prestasi. Justru inilah bukti nyata bahwa anak-anak dari keluarga sederhana bisa menginspirasi banyak orang,” katanya.

Bagi orang tua Trisnia, melihat sang anak berdiri tegap di depan Gubernur Jawa Timur dan ribuan tamu undangan adalah momen haru sekaligus kebanggaan tak ternilai.

Baca Juga: Studi Ungkap Fakta di Balik Diet Tinggi Protein, Tak Seburuk yang Dibayangkan

“Saya hanya jualan cilok, tidak pernah bermimpi anak saya bisa sampai di sana. Alhamdulillah, doa kami terkabul,” ucap sang ayah dengan mata berkaca-kaca.

Dengan penuh haru, Trisnia tak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya yang selalu memberi doa dan dukungan tanpa henti.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru, teman-teman, serta berbagai pihak yang telah membimbing dan mendukungnya hingga bisa menjalankan tugas negara di panggung provinsi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X