Becak Hias Meriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten Cirebon, Simbol Kearifan Lokal

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Sabtu, 16 Agustus 2025 | 15:52 WIB
Bupati Cirebon Imron ikut mengayuh becak hias dalam lomba yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan kuliner Batik Trusmi (Dok. Diskominfo Kabupaten Cirebon)
Bupati Cirebon Imron ikut mengayuh becak hias dalam lomba yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan kuliner Batik Trusmi (Dok. Diskominfo Kabupaten Cirebon)

FAJARNUSA.COM (KABUPATEN CIREBON) — Bupati Cirebon Imron ikut mengayuh becak hias bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam lomba yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan kuliner Batik Trusmi, Jumat (15/8/2025).

Imron mengatakan, becak merupakan simbol kearifan lokal masyarakat Cirebon yang harus dijaga. Melalui kegiatan ini, ia mengajak warga untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan rasa cinta tanah air.

“Becak adalah simbol kearifan lokal masyarakat Cirebon. Dengan hiasan merah putih dan ornamen kemerdekaan, kita ingin menunjukkan semangat gotong royong dan cinta tanah air,” ujarnya.

Baca Juga: MA Kembali Tolak PK Jessica Kumala Wongso dalam Kasus Kopi Sianida

Lomba yang diinisiasi Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Cirebon ini diikuti oleh para tukang becak yang biasa mangkal di kawasan wisata batik dan kuliner Trusmi.

Tahun ini tercatat 22 becak berpartisipasi, masing-masing dihias sesuai tema kemerdekaan.

Selain Bupati, parade becak juga diikuti Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhammad Yusron, Ketua KPAID Cirebon, Fifi Sofiah, dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Teguh Rusiana Merdeka.

Baca Juga: Kasus Bupati Sudewo Jadi Perhatian Presiden Prabowo, Gerindra Sebut Sudah Beri Teguran Keras

Ketua IJTI Cirebon, Kholid Mawardi mengatakan, lomba ini tidak hanya untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi antarelemen masyarakat dan menghidupkan sektor pariwisata daerah.

“Kami ingin menghadirkan perayaan yang dekat dengan rakyat, sederhana, namun penuh makna. Apalagi semua pejabat mau ikut menggowes becak, ini menambah semarak dan kebersamaan,” katanya.

Parade becak hias menarik perhatian ratusan warga yang memadati area kuliner Batik Trusmi. Sorak-sorai penonton terdengar sepanjang rute, memberi semangat bagi para peserta.

Baca Juga: Bitcoin Sempat Tembus Rp1,93 Miliar per Koin, Lalu Terjun usai Inflasi AS Menghantam Pasar

Becak-becak dihiasi beragam ornamen mulai dari bendera merah putih, replika monumen perjuangan, hingga dekorasi berbentuk burung garuda. Kreativitas peserta menjadi daya tarik utama acara ini.

Warga memanfaatkan momen tersebut untuk berswafoto bersama para peserta dan pejabat daerah. Kehadiran Forkopimda di atas becak menjadi pemandangan yang jarang ditemui dan menambah kemeriahan.

Selain parade, panitia juga menyediakan panggung hiburan rakyat yang menampilkan musik tradisional dan membagikan hadiah bagi pemenang lomba.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X