Mensos Saifullah Yusuf Soroti Data Penerima Bansos dan Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon yang Belum Dibangun

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Jumat, 15 Agustus 2025 | 07:33 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam kunjunganya di Kabupaten Cirebon membahas data penerima bansos dan sekolah rakyat yang belum berjalan (Sumber : Kominfo Kabupaten Cirebon)
Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam kunjunganya di Kabupaten Cirebon membahas data penerima bansos dan sekolah rakyat yang belum berjalan (Sumber : Kominfo Kabupaten Cirebon)

FAJARNUSA.COM (KABUPATEN CIREBON) — Bupati Cirebon Imron meminta pembenahan data kesejahteraan sosial di daerahnya agar penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran, sekaligus mendukung rencana pembangunan Sekolah Rakyat bagi warga kurang mampu.

Dalam kunjungan Menteri Sosial Saifullah Yusuf ke Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (13/8/2025), Imron mengatakan, pilar-pilar sosial menjadi ujung tombak validasi data penerima bantuan, karena mereka bekerja langsung di lapangan dan mengenal kondisi warga secara personal.

“Kita temukan penerima bantuan yang sudah meninggal, tetapi datanya belum diperbarui. Maka, kami minta Dinas Sosial melakukan pembenahan data ini,” kata Imron.

Baca Juga: Merdeka untuk Semua dengan Program 3 Juta Rumah

Ia menilai kerja keras pilar sosial sangat penting, agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah.

Menurutnya, mereka juga diharapkan mampu menangani permasalahan sosial, ekonomi, serta memperkuat integritas dan moral bangsa.

Selain itu, Imron mengungkapkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Sumber, yang ditargetkan dapat mulai menerima murid pada tahun ajaran depan. Mengingat antusiasme warga untuk mendaftar sudah tinggi.

Baca Juga: Gelar Bazar Murah, Ribuan Warga Padati Halaman Kejari Kabupaten Cirebon

“Kami berharap tahun ini sudah mulai dibangun, sehingga Juli mendatang sudah bisa menerima murid,” ujarnya.

Imron juga berharap, kunjungan Mensos ini dapat memotivasi generasi muda dan pilar sosial di Kabupaten Cirebon untuk peduli dan peka terhadap masalah sosial di lingkungan mereka.

Sementara itu, Mensos Saifullah Yusuf mengatakan, pemerintah pusat menargetkan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Cirebon dapat ditekan hingga nol persen pada 2026.

Baca Juga: Tingkatkan Keselamatan Perjalanan Kereta Api, KAI Daop 3 Cirebon Lakukan Pemeriksaan Lintas dengan Berjalan Kaki

“Kita harus kolaborasi. Kalau terpadu, dampaknya akan lebih nyata,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kementerian Sosial sedang mensinergikan program bansos dan pemberdayaan ekonomi dengan pemerintah daerah di seluruh Indonesia, termasuk Cirebon.

Bansos akan dievaluasi setiap lima tahun untuk penerima usia produktif, yang selanjutnya diarahkan ke program pemberdayaan seperti UMKM atau pelatihan kerja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X