FAJARNUSA.COM - Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan agar Indonesia memberikan bantuan kemanusiaan berupa pengobatan bagi 2.000 warga Gaza yang menjadi korban perang.
Layanan medis untuk warga Gaza ini direncanakan akan berlangsung di Pulau Galang, Kepulauan Riau.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menyampaikan bahwa Pulau Galang dipilih karena memiliki fasilitas yang memadai, termasuk rumah sakit dan sarana pendukung lainnya.
Baca Juga: Nusron Wahid: Penetapan Tanah Terlantar Perlu Waktu 587 Hari, Tidak Bisa Diambil Serta Merta
Pulau ini sebelumnya digunakan sebagai pusat penanganan pengungsi dan lokasi karantina saat pandemi COVID-19.
"Presiden kemarin memberikan arahan untuk Indonesia memberikan bantuan pengobatan untuk sekitar 2.000 warga Gaza yang menjadi korban perang," ujar Hasan di Jakarta, Kamis, 7 Agustus 2025.
Menurut Hasan, fasilitas di Pulau Galang dianggap cukup representatif untuk merawat korban luka akibat konflik.
Baca Juga: Nadiem Makarim Diperiksa KPK soal Proyek Google Cloud, Akui Sudah Beri Keterangan Lengkap
Selain pasien, anggota keluarga yang mendampingi pun bisa ditampung di lokasi tersebut selama masa perawatan.
"Rencananya disiapkan pusat pengobatannya nanti di Pulau Galang. Karena di Pulau Galang terdapat fasilitas rumah sakit termasuk juga fasilitas pendukung lainnya untuk mengobati sekitar 2.000 warga Gaza," jelasnya.
Hasan juga menekankan bahwa program ini bukan bentuk evakuasi, melainkan bagian dari misi kemanusiaan yang bersifat sementara.
"Ini bukan evakuasi, ini untuk pengobatan. Setelah sembuh, mereka akan kembali ke Gaza. Ini semacam operasi kemanusiaan untuk membantu sebanyak yang kita bisa," pungkasnya.
Selain layanan medis, jaminan keamanan dan kenyamanan para warga Gaza juga menjadi perhatian dalam misi kemanusiaan ini.
Artikel Terkait
Prabowo Bertemu PM Inggris, Kembali Suarakan Gencatan Senjata di Gaza
Heboh Penculikan 12 Aktivis Kemanusiaan di Kapal Bantuan Gaza yang Dibajak oleh Pasukan Militer Israel
Viral Pidato Seorang Rabi di Israel yang Serukan Penduduk Gaza termasuk Anak-anak untuk Dibiarkan Mati Kelaparan
Penjelasan Istana soal 2.000 Warga Gaza yang akan Dibawa ke Pulau Galang, Pastikan Bukan Bentuk Evakuasi dari Negaranya