“Mari kita jadikan integritas sebagai identitas warga Kota Cirebon. Kota ini akan maju bila masyarakatnya bersatu melawan praktik tidak jujur,” jelasnya.
Dalam orasinya, Guntur juga mendorong pemerintah daerah untuk terus membuka ruang partisipasi publik dan memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.
“Kota yang melibatkan rakyat dalam pengawasan akan melahirkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Mari kita belajar, memahami, dan mengajarkan materi antikorupsi sebagai pondasi memperkuat komitmen bersama,” pungkasnya.
Baca Juga: KAI Daop 3 Cirebon Tangani Mud Pumping Jalur Kereta Api Untuk Meningkatkan Kenyamanan Pelanggan
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Kota Cirebon untuk menyatukan langkah, merayakan budaya, dan menguatkan tekad bersama. Harmoni angklung, lincahnya para penari, dan riangnya permainan rakyat menjadi simbol bahwa perjuangan melawan korupsi dapat dimulai dengan cara yang membumi, membaur, dan menyentuh hati. **
Artikel Terkait
Tunggu Surat dari KPK, Bobby Nasution Mengaku Siap Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dinas PUPR Sumut
Geledah Rumah Kadis PUPR Sumut, KPK Sita Uang Rp2,8 Miliar dan Senjata Api
KPK Telusuri Skema Fee Proyek di MPR, Eks Sekjen Diduga Terima Gratifikasi Rp17 Miliar
Pemkab Indramayu Dukung Penuh KPK Perkuat Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi
Kekayaan Presiden dan Wakil Presiden Tercatat di Laporan Rilis KPK, Prabowo Rp2 Triliun dan Gibran Rp27,5 Miliar