Hadiri Talkshow Literasi Digital di Banyuwangi, CEO Promedia Ajak Publik Bijak Bermedia Sosial

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Jumat, 25 Juli 2025 | 07:57 WIB
CEO Promedia Teknologi Indonesia, Agus Sulistriyono dalam Talkshow bertajuk ‘Banyuwangi Berseri dalam Semangat Literasi’ sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025 di Banyuwangi, Jawa Timur. (YouTube.com / JTV Banyuwangi)
CEO Promedia Teknologi Indonesia, Agus Sulistriyono dalam Talkshow bertajuk ‘Banyuwangi Berseri dalam Semangat Literasi’ sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025 di Banyuwangi, Jawa Timur. (YouTube.com / JTV Banyuwangi)

Dalam kesempatan itu, Agus Sulistriyono juga menyampaikan komitmen Promedia dalam memberikan pengarahan dan pelatihan bagi ekosistem medianya, demi memastikan keberlangsungan media digital yang sehat dan berintegritas. 

"Kami ingin menjadi bagian dari upaya membangun literasi digital nasional yang kuat," tutupnya.

Talkshow ini menjadi momentum kolaborasi antara sektor pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk menciptakan ruang digital yang aman, produktif, dan mencerdaskan, sejalan dengan semangat literasi yang digaungkan dalam perayaan Hari Bhayangkara.

Baca Juga: Menkomdigi Buka Suara soal Isu Transfer Data Pribadi di Kerjasama Indonesia dan AS dalam Perdagangan Digital

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, saat membuka acara secara daring dan menekankan pentingnya kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital. 

"Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang bijak dan kreatif dalam menggunakan media sosial serta teknologi Artificial Intelligence (AI)," ungkap Nezar dalam sambutannya.

Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi, Samsudin Adlawi yang bertindak sebagai moderator, menghadirkan narasumber lintas sektor termasuk Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Banyuwangi, Budi Santoso. 

Baca Juga: Satgas Pangan Polri Naikkan Status Kasus Pengoplosan Beras ke Penyidikan, Kerugian Capai Rp99 Triliun per Tahun

Pada kesempatan itu, Budi menyampaikan perlunya kesadaran kolektif dalam mengelola teknologi informasi yang saat ini berkembang sangat pesat. 

"Kita harus bijak, jangan langsung membagikan informasi sebelum dipahami dan diverifikasi," terangnya.

Dewan Pengawas LPP TVRI, Agus Sudibyo yang turut hadir dalam kesempatan itu sempat menambahkan literasi digital penting bagi seluruh lapisan masyarakat. 

Baca Juga: Fenomena Sound Horeg Tuai Pro Kontra, Dokter THT Sebut Jarak Aman dari Dentuman 130 dB

Menurut Dewan Pengawas LPP TVRI itu, budaya flexing yang marak di media sosial seringkali mengabaikan aspek privasi. 

"Gunakan media sosial secara bijak, jangan berlebihan, dan hentikan kebiasaan membagikan informasi pribadi yang tidak aman," tegas Agus Sudibyo.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X