Usai Serangkaian Kecelakaan, Jalur Rinjani Resmi Ditutup untuk Perbaikan Keamanan

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Sabtu, 19 Juli 2025 | 11:06 WIB
Penampakan Gunung Rinjani yang kini ditutup usai rentetan kecelakaan di jalur pendakian (Unsplash/Danny Schleicher)
Penampakan Gunung Rinjani yang kini ditutup usai rentetan kecelakaan di jalur pendakian (Unsplash/Danny Schleicher)

FAJARNUSA.COM - Pemerintah memutuskan menutup sementara seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani setelah rentetan insiden yang menimpa pendaki dalam beberapa pekan terakhir. 

Penutupan ini berguna untuk memperbaiki prosedur dan sarana pendakian di jalur pendakian agar lebih aman.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Budi Gunawan, mengatakan bahwa keputusan ini diambil usai menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Tanggapi Kasus Kericuhan di Pesta Rakyat Pernikahan Anaknya yang Berujung Duka

"Jalur pendakian Gunung Rinjani ditutup sementara secara total hingga pemberitahuan lebih lanjut," tegas Budi dalam keterangan tertulis, Jumat 18 Juli 2025.

Menurutnya, penutupan akan dimanfaatkan untuk meningkatkan aspek keselamatan pendaki. 

"Selama masa penutupan, akan dilakukan perbaikan SOP pendakian dan SOP evakuasi darurat," jelasnya.

Baca Juga: Bakti Sosial dan Bazar UMKM Ramaikan Festival Kepatihan di Cirebon

Budi menambahkan, sebelum jalur pendakian kembali dibuka, pihaknya akan melakukan verifikasi kelayakan. 

"Sebelum jalur dibuka kembali, akan dilakukan verifikasi kelayakan oleh Basarnas, TNI-Polri, dan Tim Mountaineering Indonesia," ujarnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi keputusan ini demi keselamatan. 

Baca Juga: 5 Kejanggalan yang Disorot Said Didu soal Vonis 4,5 Tahun Tom Lembong di Kasus Impor Gula

"Keselamatan jiwa pendaki adalah prioritas utama," tegasnya.

Keputusan ini tak lepas dari beberapa insiden pendakian yang terjadi belakangan ini. 

Pemerintah menegaskan, langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen meningkatkan mitigasi risiko dan tata kelola pendakian di salah satu gunung tertinggi di Indonesia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X