Dedi Mulyadi Tanggapi Kasus Kericuhan di Pesta Rakyat Pernikahan Anaknya yang Berujung Duka

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Sabtu, 19 Juli 2025 | 10:44 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi beri tanggapan atas insiden kerusuhan di pesta rakyat pernikahan anaknya (Instagram.com/@dedimulyadi71)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi beri tanggapan atas insiden kerusuhan di pesta rakyat pernikahan anaknya (Instagram.com/@dedimulyadi71)

FAJARNUSA.COM - Terjadi insiden kericuhan dalam pesta rakyat pernikahan anak Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi di kawasan Alun-alun Pendopo Garut, pada Jumat, 18 Juli 2025.

Sebelumnya diketahui, sebanyak 2 orang warga dan 1 orang polisi meninggal dunia dalam insiden itu. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan.

"Polda Jabar membenarkan informasi adanya tiga orang yang meninggal dalam kegiatan resepsi yang ada di Garut," ujar Hendra dalam keterangan resminya sebagaimana dilansir dari laman Tribrata Polri pada Jumat, 18 Juli 2025.

Baca Juga: Bakti Sosial dan Bazar UMKM Ramaikan Festival Kepatihan di Cirebon

Hendra menuturkan, identitas korban masih menunggu konfirmasi. Kendati demikian, Kabid Humas Polda Jabar membenarkan satu anggota kepolisian yang meninggal adalah personel Bhabinkamtibmas.

"(Hal itu) menurut informasi yang kita dapatkan dari Polres Garut, bersama juga ada dua masyarakat yang meninggal dunia," tutur Hendra.

Terkini, Dedi Mulyadi memberi tanggapan atas insiden kericuhan yang terjadi dalam pesta rakyat yang digelar oleh putranya, Maula Akbar Mulyadi Putra sebagai bagian dari kegiatan resepsi pernikahan dengan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina.

Baca Juga: 5 Kejanggalan yang Disorot Said Didu soal Vonis 4,5 Tahun Tom Lembong di Kasus Impor Gula

Dedi mengaku tidak tahu menahu terkait adanya undangan makan bersama warga pada acara pesta rakyat tersebut.

"Saya tidak tahu ada acara syukuran bersama warga itu yang diundang makan bersama," ujar Dedi Mulyadi kepada awak media di Bandung, Jabar, pada Jumat, 18 Juli 2025.

"Tetapi karena peristiwa itu sudah terjadi, maka saya menyampaikan pertama, turut berduka cita, semoga almarhum dan almarhumah diterima di sisi-Nya" sambungnya.

Baca Juga: Polda Sumut Minta Maaf Soal Insiden Polantas Tabrak Nenek di Medan, Sebut Siap Tanggung Biaya Pengobatan

Terkait adanya korban jiwa dalam peristiwa itu, Gubernur Jabar menyampaikan permohonan maaf kepada para korban.

"Saya menyampaikan permohonan maaf atas nama anak saya, mohon maaf yang sebesar-besarnya atas peristiwa tersebut," ungkap Dedi.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X