Pemkab Sumenep Kembali Biayai Pendidikan Dokter Spesialis Bentuk Komitmen dalam Memperkuat Layanan Kesehatan

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Jumat, 18 Juli 2025 | 12:47 WIB
Pemkab Sumenep kembali membiayai pendidikan dokter spesialis baru untuk memperkuat layanan kesehatan di kepulauan (Sumber: Pemkab Sumenep)
Pemkab Sumenep kembali membiayai pendidikan dokter spesialis baru untuk memperkuat layanan kesehatan di kepulauan (Sumber: Pemkab Sumenep)

FAJARNUSA.COM (SUMENEP) – Dibawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemerintah Kabupaten Sumenep  terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan kesehatan di wilayah kepulauan. Salah satu langkah nyata adalah upaya pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis di RS Abuya.

Bupati Sumenep memastikan akan kembali membiayai pendidikan tiga dokter spesialis baru, yang akan menjadi spesialis ke-5, 6, dan 7 hasil program penyekolahan Pemkab.

Langkah ini bukan yang pertama. Sebelumnya, sudah ada empat dokter spesialis yang disekolahkan oleh Pemkab, terdiri dari tiga putra daerah kepulauan dan satu dari wilayah daratan.

Baca Juga: Pengusiran Wartawan dari Gedung Pemda Indramayu, PWI Ciayumajakuning : Ini Bukan Soal Aset, Tapi Soal Hak dan Pembungkaman Kritik Lewat Birokrasi

"Ini bentuk komitmen kami agar masyarakat kepulauan bisa menikmati layanan kesehatan yang sama seperti warga di daratan. Kesehatan adalah hak, bukan privilese," tegas Bupati.

Suami Nia Kurnia ini berujar, ketersediaan dokter spesialis merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan maju atau mundurnya pelayanan sebuah rumah sakit.

"Ini bagian dari strategi dan investasi jangka panjang untuk membangun kemandirian layanan kesehatan di RS Abuya, Kepulauan Kangean," ujar Bupati.

Baca Juga: Cegah Krisis Air, BNPB Bangun Sumur Bor di Indramayu Bagian dari Program Penanggulangan Kekeringan dan Penyediaan Air Bersih

Terkait kebutuhan saat ini, RS Abuya sudah memiliki tujuh dokter spesialis, namun tiga di antaranya masih merupakan spesialis pendukung.

Pemerintah Daerah berkomitmen akan kembali menganggarkan pembiayaan bagi calon dokter spesialis baru pada tahun 2026. Fokusnya adalah spesialis pendukung seperti anastesi, radiologi, dan patologi klinik

"Tahun depan kita tambah 3 lagi. Pemerintah daerah akan membiayai pendidikan dokter spesialis demi menjamin pelayanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat kepulauan," tegasnya.

Baca Juga: Kabar Duka, Pelantun Tembang Pretty Little Baby yang Viral di TikTok, Connie Francis Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

Untuk sementara, keberadaan tujuh dokter spesialis di RS Abuya masih ditopang melalui sistem kontrak kerja sama dengan dokter-dokter dari RSU Dr. Soetomo Surabaya dan RS Brawijaya.

" Langkah ini turut mendapat dukungan dari seluruh rumah sakit pemerintah di Provinsi Jawa Timur," katanya

Dengan upaya berkelanjutan ini, diharapkan masyarakat kepulauan tidak lagi mengalami kendala dalam mengakses layanan spesialis, sekaligus menjadikan RS Abuya sebagai rumah sakit rujukan yang lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X