Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Chromebook: Kejagung Sita Dokumen dan Flashdisk dari Kantor GoTo
Yang menarik, Sekolah Rakyat tidak menggunakan kurikulum konvensional. Kurikulum yang diterapkan adalah Meme (multi-entry dan multi-exit), suatu pendekatan inovatif yang memungkinkan siswa masuk dan keluar pendidikan tidak secara seragam, melainkan berdasarkan kesiapan dan perkembangan masing-masing.
“Pemerintah Kota siap terus mendukung dan mengawal agar Sekolah Rakyat tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga tumbuh sebagai ruang belajar yang bermartabat. Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan Dinas Sosial untuk memastikan pemenuhan sarana dan prasarana yang memadai,” pungkasnya. **
Artikel Terkait
Pelaksanaan MPLS, Pj Wali Kota Imbau Tidak Boleh Ada Perundungan
Penyelenggaraan MPLS Kabupaten Kuningan, Dinas Pendidikan akan Adakan Mulok Baru
MPLS di SMP Islam Al Azhar 5 Cirebon, Pj Wali Kota Berikan Motivasi Perbanyak Literasi Menjadi Generasi Unggul dengan Warna Berbeda