Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab, Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, hadir langsung di rumah duka.
Ia menyampaikan belasungkawa secara pribadi kepada keluarga Rion dan menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian pemerintah.
“Kami hadir untuk menyampaikan duka cita sekaligus memberikan santunan. Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Pemprov Jabar akan terus memantau dampak tragedi ini,” ucapnya.
Pria yang akrab disapa Jigus ini juga menyatakan bahwa Pemkab kini sedang melakukan pendataan menyeluruh terhadap para pekerja tambang yang terdampak, menyusul penutupan permanen tambang Gunung Kuda oleh Gubernur Jawa Barat.
“Para pekerja akan diberi pelatihan dan bantuan ekonomi agar tidak kehilangan penghasilan total. Ini penting agar mereka bisa bangkit kembali,” tambahnya.
Dukungan Penuh untuk Penutupan Tambang Gunung Kuda
Keluarga besar Rion menyatakan, mendukung penuh keputusan pemerintah menutup tambang Gunung Kuda secara permanen. Mereka tak ingin ada keluarga lain yang harus mengalami luka mendalam seperti yang mereka rasakan.
“Kalau bisa jangan ada lagi korban jiwa. Kalau pun suatu saat dibuka, keselamatan pekerja harus jadi prioritas utama. Lengkapi semua alat pengaman dan pastikan ada SOP yang jelas,” tegas Jojo.
Tragedi yang Menggugah Kesadaran Akan Keselamatan Kerja
Tragedi longsor Gunung Kuda hingga saat ini telah merenggut 14 korban jiwa, sementara 8 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Musibah ini menjadi tamparan keras bagi semua pihak mengenai pentingnya standar keselamatan kerja di sektor pertambangan.
Rion Firmansyah kini telah dimakamkan di pemakaman keluarga dengan iringan doa dan air mata. Namun perjuangannya sebagai tulang punggung keluarga akan selalu dikenang.
Ia adalah gambaran nyata dari jutaan buruh harian yang mempertaruhkan nyawa demi sesuap nasi. ***
Artikel Terkait
Longsor Tambang Gunung Kuda Memakan Korban Jiwa, Gubernur Dedi Mulyadi Perintahkan Penutupan Total
Pemkab Cirebon Tetapkan Tanggap Darurat Longsor Gunung Kuda, Pemprov Jabar Siapkan Santunan
Kesaksian Korban Longsor Tambang Batu Gunung Kuda yang Sempat Tertimbun 30 Menit: 'Tolong Saya Masih Hidup'
Pemerintah Hadir Bagi Keluarga Korban Tragedi Longsor Gunung Kuda