Yusril Tegas Bantah Isu Perundingan Rahasia RI-Israel Terkait OECD

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Jumat, 30 Mei 2025 | 09:44 WIB
Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra. (instagram/yusrilihzamhd)
Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra. (instagram/yusrilihzamhd)

“Tidak ada isu seperti yang diberitakan media Israel tersebut," imbuhnya.

Yusril menekankan bahwa langkah Indonesia untuk mencalonkan diri sebagai anggota OECD sepenuhnya didorong oleh pertimbangan strategis, tanpa melibatkan dukungan dari pihak Israel.

Dalam kesempatan yang sama, Yusril turut mengomentari pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal kemungkinan membuka hubungan diplomatik dengan Israel, asalkan negara tersebut lebih dulu mengakui kedaulatan Palestina.

"Israel harus terlebih dahulu mengakui kemerdekaan Palestina,” tegas Yusril.

“Barulah Indonesia mempertimbangkan membuka hubungan diplomatik dengan Israel," Yusril melanjutkan.

Sebelumnya, Ynet beberapa kali melaporkan dugaan upaya Indonesia menjalin pendekatan dengan Israel sebagai bagian dari strategi untuk menjadi anggota OECD.

Media tersebut bahkan mengungkapkan bahwa sejak 2024 telah berlangsung perundingan tertutup antara delegasi dari kedua negara dan perwakilan OECD. 

Pada 28 Mei 2025, Ynet juga mengutip pernyataan Presiden Prabowo yang membuka kemungkinan hubungan diplomatik jika Palestina diakui sebagai negara merdeka oleh Israel.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X