"Ini kaitannya kan dengan masa libur anak-anak. Jadi kita kan Lebaran, tahun baru kemarin kan terlalu dekat (beri insentifnya) itu di Q1 (kuartal I/2025) sehingga kita perlu mendukung untuk yang Q2 dan Q3 (kuartal II/2025 dan kuartal III/2025)," jelas Airlangga.***
Artikel Terkait
Ingin Berlibur Bersama Keluarga saat Mudik Lebaran? Simak Daftar Tol yang Tarifnya Diskon 20 Persen di Indonesia
Dapatkan Promo Silaturahmi Mudik Lebaran, Mudik Lebih Hemat dengan Diskon 25 Persen
Ramai-ramai Soal Aturan Batasan Diskon Ongkir, Begini Tanggapan Pos Indonesia
Diskon Listrik 50 Persen Kembali Digulirkan Mulai 5 Juni, Ini Sasarannya