Kabupaten Cirebon Unjuk Gigi di detikcom Regional Summit 2025: Strategis, Kaya Budaya, dan Siap Jadi Magnet Investasi Rebana

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Selasa, 20 Mei 2025 | 08:34 WIB
Dalam ajang detikcom Regional Summit 2025 yang digelar di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Senin (19/5/2025),  (Dokumentasi)
Dalam ajang detikcom Regional Summit 2025 yang digelar di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Senin (19/5/2025), (Dokumentasi)

FAJARNUSA.COM (MAJALENGKA) — Masa depan kawasan Rebana sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat terus menunjukkan geliat positif.

Dalam ajang detikcom Regional Summit 2025 yang digelar di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Senin (19/5/2025), para pemimpin daerah, menteri, dan pengambil kebijakan nasional berkumpul membedah strategi untuk menciptakan ekosistem investasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Salah satu sorotan utama datang dari Kabupaten Cirebon. Dalam forum bergengsi ini, Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman mewakili Bupati Cirebon, Imron, untuk menyampaikan kesiapan dan potensi luar biasa daerahnya dalam mendukung percepatan investasi di kawasan Rebana.

Baca Juga: Dua Pelajar Indramayu Masuk Paskibraka Jabar 2025, Wabup Syaefudin Beri Arahan dan Semangat

“Kabupaten Cirebon memiliki potensi geografis yang sangat lengkap dari pegunungan hingga laut, serta lima akses keluar tol yang memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujar Jigus–sapaan akrab Wakil Bupati Cirebon.

“Selain itu, kami juga kaya akan warisan budaya, kuliner khas, dan sejarah panjang yang menjadi daya tarik tersendiri bagi investor dan wisatawan,” ucapnya menambahkan.

Jigus menjelaskan, Pemkab Cirebon telah menempuh berbagai langkah konkret untuk membangun iklim investasi yang kondusif.

Baca Juga: Syahrini Berpose dengan Angelina Jolie dan Halle Berry di Cannes, Sindir Halus Warganet?

Salah satunya adalah pembentukan Satgas Anti-Premanisme sebagai jaminan keamanan dan kenyamanan bagi investor, serta koordinasi intensif dengan Forkopimda untuk memastikan stabilitas daerah tetap terjaga.

“Dalam dunia investasi, yang dicari adalah kepastian hukum, kepastian waktu, dan pembiayaan yang jelas. Dan dengan letak yang sangat strategis, Kabupaten Cirebon memiliki modal kuat untuk menjadi simpul industri dan ekonomi baru di kawasan Rebana,” tegasnya.

Meski begitu, ia juga menggarisbawahi sejumlah tantangan yang harus dihadapi, seperti ancaman banjir saat musim hujan dan kekeringan saat musim kemarau.

Baca Juga: Kunker Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia: Momentum Penguatan Ekosistem Migran di Kabupaten Cirebon

Isu ini menjadi perhatian serius, karena berpengaruh langsung terhadap ketersediaan infrastruktur pendukung industri, terutama kebutuhan air bersih.

“Kebutuhan air bersih menjadi sangat vital, terlebih dengan mulai masuknya investasi di sektor energi, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB),” tutur Jigus.

“Kami juga mendorong penyederhanaan proses AMDAL, agar investasi bisa berjalan lebih cepat dan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan,” imbuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X