Pangeran Djatikusumah Generasi Ketiga Sunda Wiwitan Wafat, Dikebumikan di Bawah Batu Satangtung

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Minggu, 18 Mei 2025 | 15:17 WIB
Prosesi pemakaman Pangeran Djatikusumah, generasi ketiga Sunda Wiwitan yang dikebumikan dibawah Batu Satangtung (Foto: Ule/Fajarnusa.com)
Prosesi pemakaman Pangeran Djatikusumah, generasi ketiga Sunda Wiwitan yang dikebumikan dibawah Batu Satangtung (Foto: Ule/Fajarnusa.com)

FAJARNUSA.COM – Cuaca cerah menemani prosesi pemakaman generasi ketiga Sunda Wiwitan Pangeran Djatikusumah, di Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.

Berdasarkan pantauan dilokasi, prosesi pemakaman generasi ketiga Sunda Wiwitan Pangeran Djatikusumah, dihadiri oleh ratusan pentakziah dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Bahkan, ratusan pentakziah ini terdiri dari lintas agama, mulai dari agama Islam, Hindu, Kristen Protestan dan Konghuchu.

Baca Juga: Polda Sumut Bongkar Sindikat Narkoba Antarprovinsi, 100 Kg Sabu Disamarkan dalam Bungkus Kopi

Sembari menunggu pemakaman dilaksanakan, para pentakziah disambut dengan iringan lagu-lagu khas Sunda yang begitu merdu.

Pangeran Djatikumusah ini bernama asli Rama Pangeran Djatikusumah Maniswara Tedjabuana Alibasa Wijaya Ningrat.

Pangeran Djatikusumah dikabarkan meninggal Dunia pada Hari Jum'at, 16 Mei 2025, di usia yang ke-93 tahun.

Baca Juga: Kala Prabowo Ingat Sudah Tak Muda Lagi, Ungkap Rencana Besar untuk RI demi Tinggalkan Nama Baik

Sebelumnya, Pangeran Djatikusumah sempat dirawat intensif semalam di Rumah Sakit Sekar Kamulyan, Kabupaten Kuningan.

Namun, pada saat dirawat di Rumah Sakit,  Pangeran Djatikusumah ingin pulang dan dirawat di kamar pribadi di Paseban, yang didampingi perawat siaga 24 jam selama lima hari terakhir.

Dan akhirnya pada hari Jum'at, 16 Mei 2025, Pangeran Djatikusumah dikabarkan meninggal dunia, tepatnya pada pukul 10.10 WIB. 

Baca Juga: Maxime Bouttier Ngaku Tak Menyangka Bisa Nikahi Luna Maya: Sekarang Masih Canggung

Kabar meninggalnya Pangeran Djatikusumah pun akhrinya beredar, para tamu pun banyak yang datang silih berganti untuk mengungkapkan rasa duka cita kepada keluarga. 

Lalu tepat pada pukul 10:30 WIB pada hari Minggu, 18 Mei 2025, jenazah Pangeran Djatikusumah ini dikebumikan di Batu Satangtung, Blok Curug Go'ong, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.

Diketahui bahwa, lokasi tersebut adalah makam pribadi yang telah disiapkan sebagai bagian dari simbol pengabdian terhadap tanah leluhur.

Baca Juga: Liburan Berujung Duka, Elf Rombongan Wisatawan dari Bojonegoro Kecelakaan di Tawangmangu, 5 Orang Meninggal

Pangeran Djatikusumah juga adalah generasi ketiga dari Pangeran Sadewa Madrais Alibassa Kusuma Wijaya Ningrat atau dikenal dengan nama Pangeran Madrais.

Pangeran Madrais ini adalah pejuang gerakan kebudayaan Agama Djawa Sunda (ADS) yang menjadi cikal bakal eksistensi Masyarakat Adat Sunda Karuhun Urang. **

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X