Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Bertema Buddha untuk Libur Waisak 2025

photo author
M. Sulaeman, Fajar Nusa
- Minggu, 11 Mei 2025 | 09:34 WIB
Foto penampakan Candi Borobudur - Candi Borobudur menjadi salah satu situs sejarah yang identik dengan perayaan Hari Raya Waisak. (freepik/wirestock)
Foto penampakan Candi Borobudur - Candi Borobudur menjadi salah satu situs sejarah yang identik dengan perayaan Hari Raya Waisak. (freepik/wirestock)

FAJARNUSA.COM -- Hari Raya Waisak merupakan perayaan suci umat Buddha yang diperingati setiap tahunnya, 

Perayaan ini adalah untuk memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddhartha Gautama (Buddha), yang dikenal sebagai Trisuci Waisak, yaitu; Kelahiran Pangeran Siddhartha Gautama, Pencerahan atau mencapai Bodhi dan Wafatnya atau Parinibbana. 

Hari Waisak biasanya diperingati pada purnama di bulan Mei, sesuai dengan kalender lunar Buddhis (bulan Waisakha). 

Baca Juga: Delapan Jemaah Haji WNI Meninggal Dunia, Kemenag: Keluarga Tak Perlu Khawatir Soal Hak

Di Indonesia, Hari Raya Waisak ditetapkan sebagai hari libur nasional dan tertulis dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 1983. 

Hari Waisak sendiri juga diperingati dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti puja bakti, meditasi, dan pelepasan lampion, terutama di Candi Borobudur, yang menjadi pusat perayaan nasional.

Pada tahun ini, Hari Raya Waisak diikuti dengan cuti bersama dan menempel dengan akhir pekan serta diperingati pada 12 Mei 2025.

Baca Juga: Beberapa Negara Terlibat Peperangan, Hasan Nasbi Ungkit Lagi Ucapan Prabowo Saat Kampanye Pemilu 2019: Perang Makin Dekat ke Negara Kita

Di Indonesia sendiri memiliki beberapa destinasi wisata yang bertemakan Buddha. Berikut ini adalah beberapa destinasi wisata bertema Buddha untuk libur Waisak 2025

1. Vihara Buddhagaya Watugong (Semarang)

Vihara unik di Semarang ini memadukan budaya Tiongkok dan Thailand. 

Baca Juga: Gencatan Senjata India-Pakistan yang Diumumkan Trump Resmi Berakhir Pagi Ini

Terdapat Pagoda Avalokitesvara dengan patung setinggi 5 meter, serta batu alami berbentuk gong (Watugong) yang menjadi daya tarik tersendiri.

2. Candi Muaro Jambi (Jambi)

Kompleks candi bersejarah di Sumatera ini memiliki 11 candi utama dengan lebih dari 80 reruntuhan yang belum digali.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Sulaeman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X