FAJARNUSA.COM (Cirebon) – Pada Kamis, 20 Februari 2025, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia Dr. Yudi Sastro Sp, Mp, Dirjen Tanaman Pangan melakukan kunjungan kerja ke Desa Slendra, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kuwu Desa Slendra, Uum Kumsini, Kuwu Desa Guwa lor, Maksudi, Kodim 0620, Danramil Gegesik, BBWS dan PUPR.
Uum Kumsini dalam sambutannya mengatakan, "Alhamdulilah hari ini kita kedatangan beliau Pak Dirjen, dapat berkah bantuan," terangnya menirukan pesan petani menyampaikan pada Dirjen Tanaman Pangan.
Baca Juga: FONKACI Dorong Kreativitas dan Karakter Anak Sejak Dini
Lebih lanjut, Uum memyampaikan beberapa kendala di desanya antara lain kekurangannya air pompa untuk memenuhi para petani dalam mengolah sawahnya dan masalah pengendalian hama tikus.
Uum berharap para petani mendapatkan solusi serta bantuan dari Dirjen Tanaman Pangan.
Sementara Dirjen Tanaman Pangan Yudi Sastro mengatakan kunjungannya ini dalam rangka memantau potensi tanam padi di daerah.
Baca Juga: Pencuri Penambat Rel Kereta Api, KAI Jebloskan Pelaku ke Penjara
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan Kabupaten Cirebon dalam rangka memastikan luas tanam padi di Indonesia.
"Kecamatan Gegesik saat ini memiliki potensi yang sangat besar, karena minimal target kita bulan ini 1,6 juta dan salah satunya lumbungnya disini, kebetulan tadi saya liat rata-rata sudah pada tanam, sisa tinggal sedikit sekitar 3000 kalau di Cirebon sekitar 3.500," terang Yudi.
Dalam mendukung program Swasembada Pangan yang dicanangkan oleh pemerintah, pada kesempatan ini, Dirjen Tanaman Pangan, beserta rombongan melakukan evaluasi terhadap lahan pertanian padi di sejumlah area utama.
Baca Juga: Tiket Kereta Api Angkutan Lebaran dari Cirebon Sudah Terjual 18 Ribu, Buruan Pesan Sebelum Kehabisan
Mereka juga berdialog langsung dengan petani setempat untuk menggali informasi terkait tantangan yang dihadapi selama masa tanam dan potensi peningkatan hasil panen.
Kuwu Guwa Lor Maksudi saat dialog mengharapkan pada para petani di wilayah untuk semangat tanam lebih awal, ada penyemangat di pacu merata tanamnya.
Mesti desanya kedapatan air paling akhir, Maksudi tetap optimis untuk masyaraktnya tetap semangat dari harga sekarang yang bisa lebih optimis dari penentuan harga 6500 dari pemerintah. (M ALI)
Artikel Terkait
Pj Bupati Cirebon Tinjau Langsung Program Pompanisasi Lahan Pertanian Pejambon
Indramayu Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan Pertanian Padi Modern di 5 Kecamatan
Kunjungi Balai Benih Hortikultura, Pjs. Bupati Indramayu Siapkan Pertanian Unggulan
Panen Raya di Indramayu, Pj. Gubernur Jabar Dorong Peningkatan Produksi Padi