FAJARNUSA.COM (Sumenep) -- Senin, 02/1/2024, Membangun Sumenep tidak hanya membangun daratan namun juga kepulauan. Sebab secara administratif mempunyai 27 kecamatan terdiri dari 19 di daratan dan 8 di Kepulauan.
Membangun dan ngopeni Sumenep menjadi perioritas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo sejak periode pertama memimpin Sumenep pada kurun waktu 3,5 tahun. Baik di sektor kesehatan, keagamaan, kebudayaan, ekonomi, pendidikan, sosial, dan infrastruktur.
Terkini, dibawah kepemimpinan Bupati Fauzi, Pemkab Sumenep terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan poros di Kepulauan dari Desa Daandung menuju Desa Jukong-jukong hingga perbatasan Desa Torjek dan Desa Kangayan Dusun Patapan yang jauhnya kurang lebih 7 kilometer.
Baca Juga: Badko HMI Jatim Tolak Keras Usulan Politisi PDIP Tentang Polri Dibawah TNI dan Kemendagri
Pembangunan infrastruktur sebagai wujud nyata kepedulian bupati untuk mempermudah akses perekonomian masyarakat Kepulauan Kangean.
Sebelumya, Pemkab Sumenep telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur dari Batu Guluk - Daandung.
Kepala DPUTR Kabupaten Sumenep, Ir Eri Susanto melalui Jatim selaku pengawas pengerjaan di Kepulauan Kangean, Kecamatan Arjasa mengatakan, pengerjaan pembangunan infrastruktur dari Daandung menuju desa Kangayan Dusun Patapan sudah hampir rampung.
Baca Juga: Menteri Keuangan Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas 50 persen, BADKO HMI JATIM: Menghambat Pendapatan UMKM di Indonesia
"Yang dikerjakan saat ini sekitar 7 kilometer dan pengerjaannya sudah hampir selesai," ujar Jatim.
Jatim menyebut, pembangunan infrastruktur berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024.
"Dana yang dialokasikan sebesar Rp 11 Miliar," katanya.
Baca Juga: Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq, Serukan Kesiapsiagaan Jelang Puncak Musim Penghujan
Kini menurut Jatim, pembangunan infrastruktur jalan di Kepulauan Arjasa telah mencapai 70 persen.
"Jalan poros Batu Guluk ke desa paling ujung yakni Desa Patapan hanya tinggal 30 persen atau 14 kilometer. Ini harus kita syukuri bersama," ungkapnya.
Jatim menegaskan, Bupati Sumenep akan menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan di Kepulauan Kangean tersebut awal tahun depan dengan alokasi dana Rp 20 Miliar.
Baca Juga: DLH Kota Cirebon bersama UNHAN Lakukan Penanaman Pohon di Eks TPA Grenjeng Wujud Keberlanjutan Lingkungan
"Tendernya DAK bulan Januari 2025 sudah keluar, kemudian bulan Februari SPK keluar dan bulan puasa sudah bisa dikerjakan," ungkapnya.
Jatim memuji program bupati yang sangat luar biasa.
"Walaupun diawal kepemimpinan Bupati Sumenep dihadapkan oleh corona (Covid-19, red), namun niat dan bukti untuk membangun kepulauan harus kita apresiasi. Awal tahun 2025 pembangunan infrastruktur sudah tuntas," tandasnya.
Baca Juga: Pemkab Cirebon Fokus Tangani Bencana Banjir, Dengan Kolaborasi Lintas Instansi
Rendra, tokoh pemuda kepulauan mengapresiasi langkah nyata yang ditunjukkan Bupati Sumenep dalam mewujudkan keseteraan pembangunan.
"Semoga pada periode kedua ini, semangat Bupati Fauzi untuk membangun Sumenep lebih maju dan lebih baik dapat terwujud," ucapnya.
"Yang jelas atas nama masyarakat Kangean dan sekitarnya menyampaikan banyak terima kasih kepada bapak Bupati Fauzi," pungkasnya. **
Artikel Terkait
Revitalisasi Jalan Sukahaji - Arjasari Percepat Mobilitas dan Tingkatkan Ekonomi Warga
Achmad Fauzi Sulap Jalan Adirasa yang Dulu Rusak Kini Mulus dan Bebas Banjir
Bagi Pengguna Jalan Tol Tangerang Merak, ASTRA Tol Akan Lakukan Rekonstruksi Pelapisan Ulang Mulai Oktober 2024 - Februari 2025, Cek Lokasinya Disini!
Pj Bupati Sebut Kemantapan Jalan di Kabupaten Cirebon 84 persen dari total 1.200 Km
BSMSS 2024 Kodim 0614 Kota Cirebon Laksanakan Pengaspalan Jalan dan Rutilahu
Jalan Tol Semarang-Demak, yang Terbuat dari 10 Juta Batang Bambu: Inovasi Pertama di Dunia