FAJARNUSA.COM (Sumenep) - Seorang gadis bernama Siti Fadilah (23) telah menjadi korban pengeroyokan oleh 3 orang pelaku bernama Suhaniya, Anna Yuliantini alias Aan dan Suhartini alias Tini.
Korban sempat opname atau dirawat inap di Puskesmas Batang-Batang selama 2 hari, kemudian selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget sampai dengan sekarang.
Pengeroyokan itu terjadi pada hari Kamis, tanggal 23 Mei 2024, sekitar jam 07.00 wib,l. di rumah Suhaniya di Dusun Jungjang RT.01 RW.06 Desa Batang-Batang Laok Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep.
Baca Juga: Kuwu Desa Juntikedokan Bagikan Beras Pangan Gratis Kepada 1.455 KPM
Akibat pengeroyokan itu, korban yang masih berusia 23 tahun mengalami lebam pada bawa lutut sebelah kiri, bengkak pada dahi sebelah kanan, sakit kepala bagian atas dan robek pada bagian bibir hingga mengeluarkan darah dan selanjutnya korban tidak sadarkan diri alias pingsan.
Terkait dengan dugaan pengeroyokan tersebut, Polsek Batang-Batang telah menerima laporan dari Susilawati yang merupakan saudara kandung Siti Fadilah, laporan itu dibuat pada hari Jum'at, 31 Mei 2024 sebagaimana Laporan Polisi Nomor : STPL/05/V/2024/JATIM/RESSMP/SEKBTBT.
"Iya mas sudah saya laporkan ke Polsek Batang-Batang soalnya adek saya sejak kejadian pengeroyokan itu sampai sekarang masih opname di rumah sakit RSI Kalianget", ujar Susilawati.
Baca Juga: Dandim 0614/Kota Cirebon Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kota Cirebon Tahun 2024
Ia menambahkan bahwa diantara salah satu terduga pelaku pengeroyokan terhadap adeknya ini ada yang tunanetra.
"Salah satu pelakunya ada yang tunanetra mas, namanya Suhaniya mas", tambahnya.
"Adek saya dipegang tangan kirinya oleh Suhartini dan tangan kanannya dipegang oleh Anna Yuliantini lalu Suhaniya menjambak rambut adek saya sambil menerjangkan kakinya ke badan adek saya" imbuh Susilawati berapi-api menceritakan pengeroyokan yang dialami adiknya sambil menahan emosi.
Artikel Terkait
Ungkap Penyalahgunaan Sabu-sabu, Pria Asal Desa Prenduan di Tangkap di Rumahnya
Tawuran Pelajar, 8 Orang Diamankan dan Satu Korban Luka Bacokan
Ungkap Pencabulan Anak di Bawah Umur, Polresta Cirebon Juga Berhasil Amankan 6 Remaja Bersenjata Tajam dan Spesialis Pencurian Rumah Kosong
Ratusan Jurnalis Indramayu Sambangi DPRD, Tolak RUU Penyiaran