FAJARNUSA.COM — Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa Gunung Semeru, yang terletak di Jawa Timur, telah mengalami letusan abu setinggi sekitar 700 meter. Letusan ini terjadi pada Rabu (8/11) pukul 10.53 WIB.
Ketua Tim Gunung Api PVMBG, Ahmad Basuki, menjelaskan bahwa kolom abu dari letusan tersebut memiliki warna yang bervariasi, mulai dari putih, kelabu, hingga coklat, dan intensitasnya cenderung ke arah selatan dan barat daya.
"Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu, hingga coklat dengan intensitas tebal condong ke arah selatan dan barat daya," ujar Basuki, Rabu (8/11).
Baca Juga: Keistimewaan Palestina Dalam Islam Salah satunya Masjid Al-Aqsa
Erupsi Gunung Semeru juga diikuti oleh awan panas yang meluncur sejauh 1.000 meter ke arah Besuk Kobokan, Kabupaten Lumajang.
Basuki mencatat bahwa erupsi ini terekam dalam seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sekitar 2 menit 22 detik.
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi ± 2 menit 22 detik," terangnya.
Baca Juga: KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Untuk Natal dan Tahun Baru
Saat ini, Gunung Semeru berada pada status level III (siaga).
"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," katanya.
Selain itu, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena berisiko terhadap bahaya lontaran batu.
Baca Juga: Pesawat Bantuan Dari Indonesia Untuk Palestina Telah Tiba
PVMBG juga memperingatkan tentang potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.
Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap instruksi dari PVMBG sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat di sekitar Gunung Semeru. *
Artikel Terkait
Brigade Al-Qassam Bikin Mundur Tentara Israel Dari Gaza
Golkar Tidak Akan Ubah Putusan Soal Batas Usia Capres-Cawapres
Erick Thohir Tegaskan FIFA Tidak Permasalahkan Pengibaran Bendera Palestina
Timnas Indonesia U17 Gelar Latihan Resmi FIFA di Gelora Bung Tomo
Sambut Hari Pahlawan, KAI Hadirkan Promo Patriotrip Hingga 25 Persen Untuk Argo Cheribon dan KA Kaligung