Baca Juga: Alissa Wahid Tegaskan GusDurian Tidak Berpihak dalam Pilpres 2024, Ternyata Ini Alasannya
"Korban berasal dari beberapa desa di Kecamatan Jalancagak, ada dari Kecamatan Serangpanjang dan Sagalaherang juga," ucapnya
Dari sembilan korban yang meninggal, ada dua pasutri yang berasal dari Desa Tambakan, Kecamatan Jalancagak.
"Adapun korban yang meninggal akibat pesta miras oplosan tersebut merupakan warga Kecamatan Jalancagak di antaranya 3 orang warga Desa Jalancagak, 2 orang warga Tambakan yang merupakan pasutri, 1 orang warga Desa Bunihayu dan 1 orang warga Desa Cipancar Kecamatan Serangpanjang, serta 1 orang warga Desa Leles dan 1 orang warga Desa Dayeuhkolot Kecamatan Sagalaherang," katanya.
Baca Juga: Amien Rais Kritik Pidato Gibran Sebagai Milenial Gadungan di Depan Prabowo
"Sementara sisanya 5 orang dikabarkan masih kritis menjalani perawatan di RSUD Subang."imbuhnya
Kejadian ini telah menimbulkan amarah warga, yang marah dengan penjual miras oplosan.
Bahkan, mereka melakukan sweeping dan merusak beberapa warung penjual miras sebagai bentuk protes atas tragedi mematikan ini.
"Warga semalam lakukan sweeping dan menghancurkan beberapa warung penjual miras," ucapnya. *
Artikel Terkait
Koneksi Internet dan Layanan Telepon Telah Pulih di Gaza
Sinopsis Film Coach Carter Kisah Nyata Seorang Pelatih Bola Basket Sekolah
Hasil Pertandingan Derby Manchester 2023/2024 Manchester Terbantai di Kandang
New Honda Scoopy Stylish dan Prestige, Varian Terbaru dengan Garansi Rangka 5 Tahun
Kasus Cacar Monyet di Indonesia Meningkat, PB IDI Jelaskan Terkait Perkembangannya