FAJARNUSA.COM — Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, telah turun ke lokasi insiden jatuhnya seorang wisatawan di Jembatan Kaca The Geong Limpakuwus.
Tugas mereka adalah memeriksa material yang digunakan dalam wahana tersebut.
Imam Wibowo, yang merupakan Bagian Penataan Bangunan DPU Kabupaten Banyumas, menyatakan,
Baca Juga: Timnas Indonesia Akan Berhadapan Dengan Irak Jelang Piala Asia dan Kualifikasi Piala Dunia 2026
"Kami mengambil sampel kacanya, nanti akan kita teliti. Apa speknya dan bagaimana karakternya." Hal ini diungkapkan pada hari Rabu, 25 Oktober 2023.
Hasil pengukuran sementara mengungkapkan bahwa kaca pada wahana tersebut memiliki ketebalan 12 milimeter. Selain itu, jenis kaca tersebut adalah jenis tempered glass.
Imam menjelaskan lebih lanjut, "Ini ketebalannya 12 milimeter, sekilas kami lihat ini jenis tempered, tapi nanti kita lihat jenis atau seri apa."
Baca Juga: Dua Wisatawan Terjatuh dari Jembatan Kaca di Hutan Pinus Limpakuwus, Satu Meninggal Dunia
Terkait faktor penyebab pecahnya kaca jembatan, pihak berwenang belum dapat memastikannya.
Mereka berencana untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut secara menyeluruh.
Imam menegaskan, "Jatuh karena kaca pecah, jadi kita lebih fokus meneliti kacanya. Kami tidak meneliti konstruksi secara umum."
Dia juga menjelaskan bahwa jenis kaca yang digunakan dalam wahana tersebut memerlukan perawatan dan perlakuan yang berbeda. *
Artikel Terkait
KPK Bersama Anti-Corruption Bureau Brunei Darussalam Tingkatkan Kerja Sama dalam Pencegahan Korupsi
Artis Hollywood Jason Statham dan Bella Hadid Ramaikan Dukungan Global untuk Palestina
Israel Tewaskan 700 Lebih Orang di Gaza Hanya Dalam Satu Malam
Prabowo dan Gibran Daftarkan Diri Mereka ke KPU Menaiki Mobil Karya Anak bangsa Indonesia
Pentingnya Peran Media dalam Dunia Berita Bagi Masyarakat Modern