Presiden Joko Widodo Dorong Tingkatkan Ekspor dan Investasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

photo author
M. Aldi Priambudi, Fajar Nusa
- Rabu, 25 Oktober 2023 | 13:49 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan pidato inspiratif saat membuka Investor Daily Summit 2023 di Jakarta. (Foto: presidenri.go.id)
Presiden Joko Widodo memberikan pidato inspiratif saat membuka Investor Daily Summit 2023 di Jakarta. (Foto: presidenri.go.id)

FAJARNUSA.COM — Kemarin 24 Oktober 2023, Presiden Joko Widodo, dalam sambutannya saat membuka Investor Daily Summit 2023 di Hutan Kota by Plataran, Senayan, Jakarta, Selasa kemarin, menekankan pentingnya menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan terus meningkatkan ekspor dan investasi.

"Kuncinya Kuncinya ekspor dijaga agar terus meningkat, ini tidak mudah. Kemudian investasi juga dijaga agar terus meningkat karena basis pertumbuhan ekonomi kita masih di konsumsi, baik konsumsi pemerintah maupun konsumsi swasta,” ucap Presiden.

Presiden Joko Widodo meyakini bahwa ekspor dan investasi adalah dasar pertumbuhan ekonomi di Tanah Air.

Baca Juga: Presiden Jokowi Fokuskan Peta Jalan Pembangunan pada Investor Daily Summit 2023

“Kita harapkan kalau kita bisa meningkatkan ekspor kita, meningkatkan investasi kita itu yang menjadi dasar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tuturnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga mengungkapkan rencana pemerintah untuk memberikan insentif bagi industri properti dengan tujuan memacu pertumbuhan ekonomi.

Beliau menjelaskan bahwa industri properti memiliki dampak besar dalam ekonomi, termasuk turunannya seperti genteng, semen, batu bata, pasir, kayu, pintu, kaca, dan keramik.

Baca Juga: Program Sinergi Integrasi Pelayanan Publik, Bupati Kuningan Sambangi Desa Manis Kidul

“Nanti rapatnya sore, intinya kita ingin men-trigger ekonomi kita dengan memberikan insentif kepada pembangunan perumahan, properti karena dari properti ini punya buntut banyak sekali. 114 yang bisa terangkut dalam industri properti, entah genteng, semen, batu bata, pasir, semuanya, kayu, semuanya, pintu, kaca, keramik, semuanya bisa membawa mereka bisa juga ikut naik pertumbuhannya,” jelasnya.

Presiden juga mengungkapkan bahwa insentif tersebut dapat berupa pembebasan pajak pertambahan nilai (PPn) untuk rumah dengan harga tertentu dan penghapusan biaya administrasi untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Keputusan mengenai insentif tersebut akan diputuskan dalam rapat selanjutnya.

Baca Juga: KAI Selenggarakan Rail Clinic Gratis Bagi Masyarakat di Stasiun Pasirbungur Daop 3 Cirebon

Beliau menegaskan, "Tapi belum diputuskan ya, nanti sore diputuskan. Itu akan mendorong investasi di bidang perumahan."

Pernyataan Presiden Joko Widodo ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menggerakkan sektor ekonomi Indonesia melalui dukungan terhadap ekspor, investasi, dan industri properti. *

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M. Aldi Priambudi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X